Hits: 18

Fanny Novitadewi / Wiva Anza Dewata

Pijar, Medan. Mencari ketenangan diri adalah keinginan semua orang yang telah menjalani kesibukannya. Boontjies bisa menjadi salah satu pilihan untuk tempat persinggahan, penasaran?

Tentu timbul pertanyaan dan rasa heran yang terlintas di pikiran kita ketika mendengar nama dari tempat ini. Tempat apakah ini? Bagaimana cara penyebutannya? Pengucapan Boontjies biasa disebut dengan “buncis” dan merupakan kedai kopi yang telah berdiri sejak 2020 lalu.

Boontjies terletak di Kawasan Kampung Madras Medan, Jalan Teuku Umar No. 40 Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Bangunannya tidak terlalu besar dan jika dilihat dari luar, terkesan klasik namun berhasil memanjakan kita dengan desain yang minimalis, modern nan sederhana layaknya kedai kopi ala Jepang.

Bountjies - mediapijar.com
Desain minimalis dan unik Boontjies, dari lantau atas dapat melihat kegiatan di lantai dasar
(Fotografer : Fanny Novitadewi)

Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB terkecuali Selasa. Boontjies tidak terlalu ramai sehingga banyak sekali ruang dan kesempatan yang dapat kita gunakan untuk berdiskusi atau sekedar mencari ketenangan dari hiruk pikuk nya kehidupan.

Boontjies terdiri dari 1,5 lantai, di mana lantai dasar ketika masuk akan langsung disambut dengan coffee bar. Tenang saja, Boontjies tidak hanya menyediakan menu kopi spesialnya, terdapat juga cemilan yang dapat kita nikmati. Uniknya lagi, di ruangan atas didesain sedemikian rupa sehingga kita tetap dapat melihat kegiatan yang ada di lantai dasar.

Bountjies - mediapijar.com
Coffe bar boontjies yang berada di tengah-tengah cafe menyambut saat masuk
(Fotografer: Fanny Novitadewi)

Hal yang membuat terkesima lainnya ialah penggunaan sedotan berbahan organik (kertas) sebagai bentuk peduli Boontjies terhadap lingkungan dan untuk mengurangi pencemaran.

Harga menu yang dijual disini juga sangat terjangkau, berkisar antara Rp20.000 sampai 50.000 saja. Salah satu minuman yang paling diminati ialah Hindi Latte dibuat dengan sirup rahasia ala Boontjies dan biji kopi Brazilian yang dikemas dengan kaleng dan penyajiannya menggunakan es batu membedakannya dengan menu-menu lain hingga menjadi sebuah minuman yang sangat dicari pengunjung Boontjies.

Di sini kita bisa menggunakan fasilitas Wi-Fi yang digunakan pengunjung datang untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaannya dengan tenang dan jauh dari keriuhan. Tempat ini cocok untuk segala usia. Dapat dilihat pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan dan usia, ada pelajar maupun pekerja.

Seorang pengunjung bernama Anisah menyebutkan bahwa ia sudah sering mengunjungi Boontjies karena ambience dan tempatnya yang nyaman untuk duduk bersama teman, minuman dan makanannya yang enak dan harganya terjangkau. Bahkan, dirinya mengaku memiliki menu andalan tersendiri yang wajib dicoba ialah ice chocolate.

Tidak hanya desain interiornya yang minimalis dan sederhana, sistem di dalam nya pun ikut mengamalkan efisiensi. Tidak ada menu cetak di sini, kita harus scan barcode untuk dapat melihat menunya. Bagi yang tidak punya banyak waktu untuk berkunjung tetapi ingin mencoba sajian yang ada di menu dapat memesan secara online melalui aplikasi Grab dan Tokopedia.

Butuh tempat untuk menenangkan diri sambil dimanjakan oleh hidangan nikmat? Tunggu apalagi, silakan datang ke Boontjies ya!

(Redaktur Tulisan: Naomi Adisty)

Leave a comment