Hits: 36

 Rosha Asthari

Pijar, Medan. Biasanya di depan Pasar Halat, Kota Medan selalu terlihat ramai oleh masyarakat yang siap mengantri untuk kuliner yang melegenda, Sajian Pulut Durian Eva namanya. Terlebih lagi, kuliner tersebut sempat viral di kanal media sosial TikTok.

Durian kerap menjadi salah satu topping yang paling sering digunakan sebagai pelengkap makan pulut. Gurihnya beras ketan bersantan yang dipadukan dengan lembutnya daging buah durian, membuat hidangan pulut yang satu ini memiliki banyak penggemarnya.

Di Medan sendiri, ada banyak tempat yang menjual makanan ini. Termasuk diantaranya, Pulut Durian Eva. Walaupun gerainya baru viral beberapa bulan belakangan, ternyata Pulut Durian Eva sudah berdiri sejak tahun 1996, loh!

Ternyata, dibalik melegenda dan terkenalnya Pulut Durian Eva terselip kisah yang tak diduga. Kisah itu berawal saat Eva masih kecil yang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Sepulang sekolah, Eva membantu ibunya berjualan di gerai yang dulunya masih terletak di dalam Pasar Halat. Kegiatan ini berlanjut sampai sekarang hingga Eva sudah memiliki rumah tangganya sendiri. Hal tersebut menjadikan gerai Pulut Durian Eva yang saat ini masih beroperasi dan sudah dikelola oleh dua generasi.

Sejak pindah ke sebuah ruko diantara Apotek Mina dan toko LN Beauty di seberang Pasar Halat pada bulan Agustus 2022 lalu, Eva telah memiliki sejumlah 8 orang karyawan yang merupakan kakak dan adik kandungnya. Mereka bekerja sama siap membantu pengembangan gerai pulut durian keluarga ini.

Pulut Durian Eva- mediapijar.com
Suasana dan lokasi Pulut Durian Eva yang baru. (Fotografer: Rosha Asthari)

Tiap harinya, Pulut Durian Eva mulai beroperasi pada pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Dalam sehari saja, kurang lebih 1.500 bungkus pulut durian berhasil terjual oleh saudara-saudari ini. Baik oleh pengunjung yang langsung datang, ataupun menggunakan jasa titip pada orang lain.

Satu porsinya sendiri dijual seharga Rp10.000 dengan tiga buah batu durian yang dikemas dengan daun pisang dan seharga Rp15.000 dengan lima buah batu durian yang dikemas dalam gabus sintetis.

Jika perasaannya sedang senang, Eva tidak segan-segan menambahkan beberapa buah durian lagi. Beruntung bagi yang mengantri, Eva sering terlihat tertawa dan bersenda gurau dengan para pembeli. Oleh karena itu pula, gerai pulut duriannya semakin terkenal di masyarakat dan viral di media sosial.

Dahulu, Pulut Durian Eva sempat terjadi antrian yang cukup panjang dan membuat para pembelinya harus menunggu lama untuk bisa mendapatkan hidangan tersebut. Hal itu dahulu terjadi dikarenakan kurangnya tenaga kerja yang membantunya.

“Sekarang engga ada lagi memakai nomor antri kaya dulu. Sekarang sudah banyak tenaga kerja yang membantu. Jadi, pekerjaan menjadi lebih cepat. Dulu yang mengerjakan sendirian dan ditemani bersama suami. Engga sanggup juga kalau semua mau cepat dilayani.” jelas Eva.

Banyak pelanggan lamanya yang masih setia membeli di gerai tersebut sebelum viral di media sosial. Ada juga yang pelanggan baru yang awalnya hanya ingin sekadar mencoba dengan alasan harga dibawah Rp20.000 Pulut Durian Eva menjual pulut yang paling berlemak dan porsi yang paling banyak.

Sampai saat ini, Eva tidak berencana untuk membuka cabang di mana pun dan masih belum menyediakan layanan servis daring ataupun aplikasi dagang lainnya. Jadi, jika kamu menemukan gerai selain di Jalan Halat yang mengatasnamakan Pulut Durian Eva, jangan dipercaya ya!

Redaktur Tulisan: Naomi Adisty

Leave a comment