Hits: 107
Margaretha Silaen / Grifin Angelina
“Semua orang pasti mempunyai bakat yang sudah dititipkan kepada kita. Kita hanya perlu fokus mengembangkannya, mengambil kesempatan, dan mewujudkan segalanya,” – Nicky Dwi Oktari
Pijar, Medan. Nicky Dwi Oktari merupakan seorang atlet yang berhasil menyabet juara 3 perorangan kumite-61 kg putri dan juara 2 kumite beregu cabang olahraga karate perwakilan Sumatra Utara dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Selain seorang atlet karate, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini juga bergabung menjadi bagian dari anggota TNI AD sejak tahun 2020.
Memiliki beraneka ragam profesi menjadi tantangan bagi sosok Nicky. Salah satu tantangannya, seperti gelar juara 3 yang Nicky raih dalam PON XX Papua kemarin, ia hanya bermodalkan latihan selama dua bulan yang dilakukan mulai dari bulan Agustus hingga Oktober.
Waktu yang cukup singkat tersebut, tidak menyurutkan semangat Nicky untuk berlatih sangat keras dalam mengejar ketertinggalannya. Walau sempat disepelekan oleh pelatihnya, Nicky tetap menunjukkan semangat dan sikap pantang menyerah.
Jalan yang ditempuh Nicky untuk menjadi seorang atlet tidak instan. Nicky sudah memulai kariernya dibidang karate sejak kelas 2 SD tepatnya pada umur 9 tahun. Saat teman-temannya bermain setelah pulang sekolah, Nicky memilih untuk berlatih karate.
Sampai pada saat kuliah pun, ia tidak pernah melewatkan waktu untuk berlatih karate. Nicky juga tidak segan membawa baju ganti untuk latihan di dalam tas kuliahnya.

“Jangan sampai hanya karena menghabiskan waktu untuk hal yang tidak penting kita jadi melupakan hal yang menjadi tujuan kita di awal,” tegas Nicky.
Menjadi seorang atlet, profesionalitas menjadi poin penting yang ditekankan oleh perempuan kelahiran Tanjung Balai ini. Beberapa kecurangan sering ia temukan dalam perlombaan yang ia ikuti. Namun, itu tidak menjadi penghalang bagi Nicky untuk meraih juara. Ia berusaha untuk meyakinkan diri agar tetap tenang dan fokus.
Terbukti, prestasi yang ia raih tidak hanya tingkat nasional, Nicky juga pernah meraih prestasi tingkat internasional di bidang karate yang ia raih sewaktu masih duduk di bangku SMA. Kejuaraan tersebut diadakan di Jerman dan Nicky berhasil membawa pulang gelar juara 1 mewakili Indonesia.
Saat ini Nicky sedang fokus pelatihan anggota TNI AD dan sedang mengambil cuti perkuliahan. Walaupun berprofesi sebagai anggota TNI AD dan atlet karate. Namun, Nicky tidak melupakan kuliahnya, ia merasa bahwa kuliah tetap menjadi kewajiban. Selain itu, ia juga memproyeksikan dirinya untuk mengambil kesempatan melanjutkan pendidikan ke tingkat magister.
(Redaktur Tulisan: Lolita Wardah)

