Sinta Wulandari / Sherenika Azalia

Pijar, Medan. Lagu berdurasi 10 menit berjudul “All Too Well” merupakan salah satu lagu yang berada di dalam Album Red (Taylor’s Version). Album ini baru saja dirilis oleh Taylor Swift pada 12 November 2021.

Kembali merilis album setelah Folklore dan Evermore pada 2020 silam, Taylor Swift memutuskan untuk membuat versi terbaru album lamanya, yaitu Red menjadi Red (Taylor’s Version) dengan nuansa musik yang lebih fresh dan matured. Melalui wawancara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, ia membuat album Taylor’s Version dengan upaya mendapatkan kembali hak cipta atas lagu yang telah diciptakan sebelumnya.

Tidak hanya sebuah lagu, tetapi ia juga mengeluarkan sebuah film pendek. Film itu dibintangi oleh Dylan O’Brien dan Sadie Sink, serta disutradarai langsung oleh Taylor. Lagu “All Too Well” telah ditonton sebanyak 41 juta kali di kanal YouTube dan mendapatkan banyak pujian dari para penonton di kolom komentar atas hasil karyanya yang begitu menginspirasi.

“All Too Well” merupakan salah satu lagu yang ia sukai pada saat proses penciptaannya. Ia sangat senang ketika mengetahui bahwa para penikmat lagunya juga menyukai hal yang sama. Lagu orisinal yang ia tulis memang berdurasikan 10 menit, tetapi pada tahun 2012 silam, lagu yang telah dirilis merupakan lagu versi pendek. Taylor menciptakan lagu ini pada saat band rehearsal untuk tur album Red. Lagu ini juga tercipta dalam waktu yang cukup singkat.

And there we are again

(Dan di sanalah kita lagi)

When nobody had to know

(Ketika tidak ada yang tahu)

You kept me like a secret

(Anda membuat saya seperti rahasia)

But I kept you like an oat

(Tetapi aku membuatmu seperti sumpah)

Pada lirik tersebut, Taylor mengungkapkan bahwa dalam hubungan keterbukaan dan kepercayaan merupakan kunci keberhasilan untuk saling mengerti satu sama lain.

Well maybe we got lost in translation

(Mungkin kita tersesat dalam terjemahan)

Maybe I asked for too much

(Mungkin saya meminta terlalu banyak)

But maybe this thing was a masterpiece

(Tetapi mungkin benda ini adalah mahakarya)

Til you tore it all up

(Sampai anda merobek semuanya)

Running scared, I was there

(Berlari ketakutan, saya ada di sana)

I Remember it all too well

(Saya ingat semuanya dengan baik)

Taylor Swift menceritakan dengan lebih rinci tentang perasaan sakit hati, hancur, kalut, dan kesepian. Namun, di sisi lain, juga menceritakan perasaan bahagia dan kebebasan. Kedua perasaan yang berbeda kemudian melebur menjadi satu.

Sungguh mencampur aduk perasaan bagi siapa pun yang mendengarkan lagu “All Too Well” ini. Album Red (Taylor’s Version) ini juga berkolaborasi dengan Ed Sheeran, Chris Stapleton, dan Phoebe Bridgers. Dengan total 30 lagu dan durasi 2 jam 10 menit, kini Album Red (Taylor’s Version) sudah bisa didengar melalui berbagai kanal layanan musik, seperti YouTube, Spotify, Apple Music, dan lainnya.

(Redaktur Tulisan: Rassya Priyandira)

Leave a comment