Septrian Tarigan / Indah Ramadhanti

Pijar, Medan. Manusia tidak pernah terlepas dari kesibukan mereka sehari-hari. Pagi hari mereka terbangun, menghadapi hari yang sangat berwarna, dan akhirnya berlayar di pulau kapuk. Tidur menjadi kesenangan manusia, di mana mereka bisa melepas penat sepanjang hari.

Berbicara tentang tidur, kita semua pasti tahu sebuah lagu terkenal pengantar tidur yang berjudul “Nina Bobo”. Saat semasa kecil, orang tua kita pasti sering mengalunkan lagu itu supaya kita tertidur. Oleh sebab itu, kita terlelap dengan pulas karenanya.

Lagu “Nina Bobo” merupakan lagu yang sangat terkenal di kalangan masyarakat luas. Menurut Wikipedia, lagu “Nina Bobo” merupakan sebuah lagu pengantar tidur dari Indonesia yang bercitrakan irama keroncong. Lagu ini dipopulerkan oleh Anneke Gronloh dan Wieteke van Dort.

Namun, siapa sangka ternyata di balik semua itu, lagu “Nina Bobo” memilki misteri yang mengintainya. Banyak sekali isu yang beredar tentang kemistisan lagu “Nina Bobo” ini. Banyak yang beranggapan bahwa lagu tersebut mengandung makna horor yang sangat menyeramkan. Hal itu sempat viral di dunia maya. Mengapa dikatakan horor? Terdapat sedikit kisah yang mengawali lagu tersebut. Mau tahu kisahnya? Mari kita simak cerita berikut ini.

Konon, lagu “Nina Bobo” diawali dengan sebuah kisah tentang satu keluarga campuran Jawa dan Belanda, yaitu pasangan Mustika dan Van Rodjnik. Mustika adalah seorang perempuan Indonesia yang berdarah Jawa. Ia adalah seorang penari pada saat itu. Mustika kemudian menikahi Van Rodjnik yang berkebangsaan Belanda.

Lagu itu dipersembahkan untuk anak mereka yang bernama Helenina Mustika Van Rodjnik yang lahir pada tahun 1871. Dikisahkan bahwa anak mereka yang kerap dipanggil Nina, selalu mengalami kesulitan tidur. Ibunya pun selalu menemani Nina dan menunggunya hingga terlelap. Mustika kerap bersenandung di samping Nina ketika menidurkannya. Hal itu ternyata ampuh dan membuat Nina dapat tertidur dengan lelap. Akhirnya, Mustika pun membuat lagu yang berjudul “Nina Bobo” tersebut yang terinspirasi dari anak mereka.

Nina bobo, oh nina bobo

Kalau tidak bobo, digigit nyamuk

Sayangnya, Nina meninggal pada usianya yang ke 6 tahun. Tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Sejak itulah cerita mistis dimulai, Van Rodjnik sering memergoki istrinya sedang bernyanyi lagu “Nina Bobo” di tempat tidur mendiang putri mereka. Istrinya berkata bahwa ia kerap didatangi arwah putrinya yang memintanya menyanyikan lagu tersebut, hingga akhirnya Mustika wafat. Van Rodjnik yang tinggal sendiri pun kerap melakukan hal yang dilakukan istrinya, yaitu menyanyikan lagu “Nina Bobo” setiap malam hingga hari kematiannya.

Sampai sekarang, cerita tersebut belum diketahui kebenarannya. Belum diketahui pasti siapa pencipta lagu tersebut. Namun, banyak orang yang meyakini bahwa lagu tersebut memang berawal dari kisah yang telah dituturkan tadi. Bagaimana? Apakah kalian merasakan kemistisan ketika menyanyikan lagu “Nina Bobo”? Jika kalian merasakannya, bisa jadi lagunya benar- benar mengandung kesan horor di dalamnya.

(Editor: Widya Tri Utami)

Leave a comment