Hannysa

Pijar, Medan. Meski dihadapi dengan pandemi, kita sebagai mahasiswa harus tetap menjadi mahasiswa yang berprestasi. Khususnya lagi untuk mahasiswa baru yang akan merasakan dunia perkuliahan. Untuk itu, BP2M Baiturrahman FEB USU mengadakan SMB 2021 (Silaturahmi Mahasiswa Baru) untuk menyambut mahasiswa baru FEB USU jalur SNMPTN sekaligus mengadakan talkshow dengan mengangkat tema, “Menjadi Mahasiswa Berprestasi di Masa Pandemi.”

Talkshow yang diadakan pada Minggu (9/5) pukul 09.30 WIB melalui aplikasi Zoom meeting ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Wan Jihan sebagai CEO Bimbel Online Kelas Siswa dan Awarde Beasiswa KSE serta Ika Ayu Putri sebagai Awarde Beasiswa BI, yang membahas tentang bagaimana cara mempersiapkan beasiswa, mengikuti perlombaan di kampus, dan hal yang harus dilakukan untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi.

Sebagai pemateri pertama, Wan Jihan memaparkan apa saja yang harus dilakukan untuk mempersiapkan beasiswa. Ada tiga hal, yaitu persyaratan, wawasan, dan mental. Menurutnya, mental adalah hal yang paling utama karena dengan mental yang sudah terbentuk kita tentu bisa melewati semua persyaratan beasiswa dan tidak gampang menyerah jika nantinya gagal. Mental juga berperan penting saat kita mengikuti lomba agar tidak gampang menyerah jika kalah. Selain beasiswa, perlombaan juga penting untuk diikuti.

Dengan mengikuti perlombaan kita mendapatkan pengalaman baru dan menambah wawasan. “Dalam mengikuti perlombaan, menang itu yang kesekian, pengalaman adalah hal yang terpenting,” ujar Jihan.

Penyampaian materi oleh pemateri Ika Ayu Putri di SMB FEB USU 2021 (09/03) via Zoom. (Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi)

Jihan juga membagikan kiat-kiat menjadi mahasiswa yang berprestasi. Yang pertama, sebagai mahasiswa yang berprestasi kita harus punya mindset yang merupakan tujuan kita menjadi mahasiswa berprestasi, berada dalam pertemanan yang positif, dan juga lingkungan yang positif.

Selanjutnya, pemateri kedua, Ika Ayu Putri juga membagikan kiat versinya. Menurutnya, ada enam hal yang harus dipersiapkan mahasiswa baru untuk mempersiapkan beasiswa, yaitu harus memiliki tujuan, menyusun rencana dengan matang, memanajemen waktu, mencari teman yang sevisi, menemukan peluang yang bisa kita dapatkan dengan mengikuti organisasi dan seminar, dan selalu bersyukur atas apa yang sudah kita dapatkan. Ika juga memaparkan kiat menjadi mahasiswa berprestasi, yaitu dengan doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal atau bisa disebut dengan DUIT.

Untuk menjadi mahasiswa berprestasi, kita harus terus melatih kelemahan kita agar menjadi terbiasa dan memperoleh prestasi. “Ketika belajar adalah ibadah, maka prestasi adalah dakwah,” pungkas Ika sebagai penutup.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment