Hits: 130
Ghina Athiyah Lubis / Ronaldo Hafizh
Pijar, Medan. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) kembali mengadakan Pelatihan Tingkat Dasar Jurnalistik (PJTD) 2020 yang dilaksakan secara virtual melalui Zoom meeting pada hari sabtu dan minggu (21-22 November).
Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar merupakan sebuah pelatihan yang menyuguhkan wawasan seputar jurnalistik. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu program kerja LPM Dinamika UIN SU yang diadakan setiap tahunnya sebagai salah satu wadah atau media penyampai informasi kejurnalistikan / ilmu kepenulisan tingkat dasar.
Kegiatan yang sudah dilaksanakan ke-10 kalinya, mengangkat tema “Dari Pena Dahulu, Bersempena Selalu”. Pena artinya alat untuk menulis, sedangkan untuk sempena sendiri artinya berkat atau bertuah. Jadi sempena ini ungkapan dalam menggambarkan kegiatan yang berkaitan dengan usaha dan selalu dilimpahi berkah.
Yaumi Sa’idah selaku sekretaris panitia mengatakan bahwa dalam pelatihan ini panitia tetap memberikan yang terbaik meskipun mengalami beberapa kendala. “Hambatan yang fatal kali tidak ada, Alhamdulillah. Karena sebelumnya sudah ada beberapa acara Dinamika yang dilaksanakan secara daring, jadi lebih mudah untuk hal teknis. Namun PJTD kali ini, sinyal yang kurang kuat menjadi kendala besar. Karena kendala tersebut, Zoom dari beberapa panitia keluar sendiri. Tentunya saat-saat seperti itu pastinya panik. Tetapi kami selaku penitia tetap berkoordinasi agar acara berjalan dengan lancar”.
PJTD kali ini menghadirkan dua pemateri yang berbeda dan handal di bidangnya. Di hari pertama ada Muhammad Agus Utama sebagai Redaktur Pelaksana Waspada Online yang memberikan materi dasar mengenai Esai. Sedangkan pada hari kedua, ada Arifin Al Alamudi sebagai News Editor IDN Times Sumut yang memberikan materi mengenai copywriting. Essai dan copywriting sendiri diangkat menjadi pembahasan karena sedang trend dan sangat diperlukan saat ini. Diakhir kegiatan, masing-masing pemateri memberikan simulasi terkait pembahasan agar peserta dapat langsung mengenal serta mempraktikkan dan langsung dinilai oleh pemateri.
Meskipun dilaksanakan secara virtual, tidak menyurutkan minat peserta yang ikut. Sri Gus Wulan, seorang peserta asal padang mengungkapkan antusiasnya terhadap pelatihan ini. “Meskipun baru pertama kali mengikuti PJTD ini, materi yang disampaikan bagus dan memberikan ilmu yang bermanfaat dalam dunia jurnalistik,” ucapnya.
“Awalnya saya tahu dari media sosial dan ada juga teman yang mengajak, jadi saya langsung mendaftar untuk mengikuti pelatihan ini,” tambah Sri.
(Editor: Erizki Maulida Lubis)

