Hits: 14

Ade Purna Puspita

Judul buku              : Antologi Rasa

Penulis                     : Ika Natassa

Penerbit                  : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit           : 2011

Jumlah halaman   : 344

Pijar, Medan. Potret urban sekaligus dokumen sosial, dituangkan dalam novel metropop bersampul putih ini. Kisah mainstream antara persahabatan dan cinta menjadi topik utama yang dikemas sedemikian rupa hingga membuat pembaca betah, kesal, sekaligus penasaran akan akhir dari cerita. Seperti kebanyakan hal yang kita alami, setiap kisah dalam persahabatan pasti selalu ada benang merah yang menghubungkan satu orang dengan yang lainnya, entah itu akan mengeratkan persahabatan atau mungkin malah menghancurkannya. Tidak terkecuali persahabatan antara Keara, Harris, Ruly dan Denise.

Keara, seorang sosialita muda yang menjadi tokoh utama. Seseorang yang menjadikan pekerjaannya sebagai pengisi waktu luang menuju weekend. Tipe wanita kebanyakan pria yang membuatnya kerap berganti-ganti pasangan. Di balik kebiasaannya ‘bermain-main’, hanya ada satu pria yang ingin ia nikahi.

Harris, Keara versi laki-laki. Seorang penakluk perempuan juga pecinta balap mobil. Ia adalah yang paling dekat dan mengenal Keara dibanding sahabat yang lain. Hidupnya dikelilingi banyak perempuan tapi seperti halnya Keara, hanya ada satu orang yang ingin ia miliki.

Ruly, pria kalem yang apa adanya. Berbeda dengan Harris dan Keara yang merupakan alcoholic, ia justru seorang workaholic. Tipe pria idaman yang pantas dijadikan suami bagi setiap wanita. Hobinya adalah bermain sepak bola dan mencintai milik orang diam-diam.

Denise, seorang perempuan yang sifatnya 180 derajat berbeda dengan Keara. Manis, pintar memasak, dan istri idaman bagi setiap laki-laki. Sudah menikah, namun berulang kali dikhianati oleh sang suami, dan terlalu lugu untuk menyadari ada pria yang menyayanginya sepenuh hati.

Empat sahabat, beribu rasa. Selamat datang di Antologi Rasa.

Mengambil latar utama cerita di Ibukota Jakarta dan latar profesi bankir, Keara Tedjasukmana dan ketiga sahabatnya adalah tokoh utama. Cerita dimulai dari potret rutinitas penduduk Jakarta kebanyakan yaitu bekerja untuk hidup. Keara adalah perempuan ceria yang diam-diam menyimpan perasaan pada sahabatnya, Ruly, terhitung sejak pertama mereka berjumpa di hari pertama kerja. Sementara Keara tahu, Ruly hanya cinta mati sama sahabatnya yang lain yaitu Denise, yang sudah menjadi istri orang. Sementara Harris yang mengetahui hal tersebut justru menyimpan perasaan pada Keara yang hanya menganggapnya sebagai sahabat tanpa bumbu romantisme sama sekali. Diam-diam, Harris menyesali harus terperangkap dalam Friend zone dengan Keara. Harris nggak bisa mengejar Keara seperti dia biasa mengejar perempuan yang diinginkannya. Keara adalah satu-satunya perempuan yang tidak mempan dengan pesonanya.

Novel ini mengisahkan 4 orang tokoh ini yang terjebak dalam hubungan persahabatan dimana dipenuhi letupan-letupan asmara rahasia di antara mereka, yang akhirnya terkuak seiring berjalannya cerita. Antologi Rasa, adalah sebuah novel yang punya kisah cinta urban seruwet benang wol.

Alur Antologi Rasa mengalir dalam irama khas Ika Natassa. Tema kisah cinta bertepuk sebelah tangan, yang saling silang memang terkesan biasa, Tapi di Antologi Rasa, Ika Natassa berhasil mengemasnya dengan menarik, apalagi kepiawaiannya untuk menguraikan hal-hal umum keseharian sebelum membawanya ke kehidupan para tokohnya. Gaya penulisan yang sarkastis, terkadang hiperbolis, dan tak jarang kocak (terutama monolog vulgar menjurus mesum dari tiap sudut pandang tokohnya), membuat pembaca betah berlama-lama untuk membacanya. Ditambah lagi Ika berhasil menuangkan Point of View dari beberapa tokohnya sekaligus yang membuat karakter di dalam novel ini hidup.

Novel ini akan dengan mudah disukai dengan penuturan bahasanya yang ringan namun deskriptif. Namun pembaca harus menguasai bahasa Inggris minimal secara pasif, karena cukup banyak kisahnya yang ditulis dalam bahasa asing tersebut. Juga pembacanya harus open-minded dikarenakan di beberapa bagian buku terdapat adegan para tokoh yang menggambarkan realitas kaum sosialita Jakarta. Di novel ini, Ika Natassa memanjakan kita dengan hal yang indah-indah khas duniawi, dengan background tokohnya yang rata-rata mendekati sempurna, setting di kota-kota besar, barang bermerek, dan event mewah ber-budget besar, juga fantasi kelas tinggi.

Uniknya lagi, Ika Natassa membuat akun twitter khusus yang meng-atas nama-kan tokoh di dalam novel ini, juga meng-update-nya secara berkala dimana ini membuat pembaca mengalami delusi dan menganggap tokoh di dalam novel ini benar-benar hidup. Selain itu, novel ini sedang dalam tahap pra-produksi dan secepatnya akan diangkat ke layar lebar.

Leave a comment