Sang Naga kembali mempertajam taji Ayam Kinantan. Foto : M. Irfan Batubara.

Pijar, Medan. Peluit panjang baru saja ditiup pelatih, tanda berakhirnya latihan sore itu, (17/12). Para pemain PSMS ‘birokrat’ seketika membubarkan diri, berebut menuju pancuran air di belakang. Melihat itu, PIJAR segera bergegas mendekati seorang pemain bertubuh tegap, dengan tinggi 171 cm, berkulit agak gelap. Sakti, begitulah panggilan akrab bagi pemilik nama lengkap Saktiawan Sinaga ini. Nama yang tentu tak asing lagi, terutama bagi pecinta sepak bola Indonesia.

Pemain Timnas Indonesia periode 2004-2007 akhir-akhir ini tengah menjadi ‘buah bibir’ pecinta sepak bola Medan, terutama fans PSMS (Persatuan Sepakbola Medan Sekitarnya) dari berbagai kalangan. Pasalnya, anak Medan kelahiran 16 Februari 1982 ini telah kembali bergabung memperkuat skuad ‘Ayam Kinantan’, yakni PSMS ‘birokrat’ untuk kompetisi IPL (Indonesian Premiere League) musim depan. Meski ada beberapa tawaran dari tim lain yang datang padanya seperti Persepam Madura United, Arema FC, hingga Sriwiajya Fc, dirinya lebih memilih ‘mudik’ ke PSMS Medan. Ketika ditanya alasannya, dengan lugas pemain dengan spesialis tendangan kaki kiri yang akurat ini menjawab, “kembalinya saya ke PSMS untuk bela kampung sendiri,  mencoba keberuntungan untuk mengangkat psms di liga agar bisa kembali bermain di kancah tertinggi Liga Indonesia.” Selain itu, tambahnya lagi, “dan juga membantu memotivasi pemain –pemain muda lulusan PON ini, supaya bisa menjadi cikal bakal pengganti kami  2-3 tahun lagi,”

Pencapaian menuju kesepakatan bergabung ini diakui saktiawan dengan melihat keseriusan dan niat baik dari pengurus PSMS ‘birokrat’. Bahkan ia mengaku, pihak manajemen telah membayar 10% dari nilai kontrak dengan jumlah yang masih dirahasiakan. Niat baik ini ditanggapinya dengan senang hati, mengingat ia juga bisa lebih dekat dengan keluarga jika bermain di tim kebanggaan anak Medan tersebut.

Aksi Saktiawan Sinaga begitu ditunggu oleh para fans untuk mengembalikan kejayaan PSMS. Foto : M. Irfan Batubara.

Bergabungnya Saktiawan dengan PSMS ‘birokrat’ ini menambah daftar pemain bintang yang telah direkrut tim besutan Abdul Rahman Gurning ini. Setelah sebelumnya penjaga gawang timnas Indonesia Markus Haris Maulana juga resmi bergabung. Dengan materi skuad tim yang semakin baik saat ini, tentu para fans berharap PSMS dapat memperbaiki pencapaiannya dari musim kompetisi lalu, atau bahkan meraih gelar juara liga untuk yang pertama kalinya.

Di akhir wawancara, pemain yang telah yang telah menyumbang 10 gol saat bermain bagi timnas Indonesia ini sempat memberikan komentarnya mengenai timnas yang baru saja berlaga di Piala AFF beberapa waktu yang lalu, “timnas kita sudah bagus, hanya persiapan Nil Maizar  yang kurang maksimal karena tidak bebasnya dia memilih pemain yang bermain di ISL. Tapi applause untuk  anak-anak timnas yg sudah berjuang.” Sementara mengenai kisruh masalah dualisme yang tengah  dihadapi PSSI saat ini, pemain yang telah memiliki dua anak tersebut berpendapat,” perpecahan berpengaruh besar pada tim (timnas Indonesia-red), keegoisan kedua belah pihak harus diredam untuk menyatukan tim.” Meski sederhana, namun semoga pendapat sekaligus harapan Bang Sakti ini dapat terwujud demi kemajuan sepak bola Indonesia.[afn]

Leave a comment