Hits: 235

Zian Nabilla Barus

Pijar, Medan. “Karena.. ada banyak hal yang harus digapapain”. Kutipan ini tentu sudah tidak asing bagi pendengar setia podcast Rintik Sedu. Rintik Sedu merupakan nama teratas di deretan channel podcast Spotify Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Siapa sangka, di balik terkenalnya podcast Rintik Sedu ini terdapat seorang perempuan hebat yang tak lain bernama, Nadhifa Allya Tsana atau biasa dipanggil Tsana.

Perempuan kelahiran Mei 1998 ini, mengawali karirnya menjadi penulis cerita di blog pribadi. Sebelumnya, ia memiliki hobi menulis cerita yang suka sekali ia ajukan untuk dipajang di mading SMP-nya. Sayangnya, karya Tsana saat itu belum diakui. Karya-karyanya ditolak dan dianggap tidak cocok untuk muncul di mading sekolahnya. Tetapi, Tsana masih memiliki tekad bahwa ceritanya harus ia bagikan, tidak peduli orang membacanya atau tidak. Dengan tekad tersebut, Tsana memutuskan membagikan ceritanya melalui blog pribadinya.

Tulisan yang ia muat di blog pribadinya mendapat respon positif dari para pembaca. Hingga, seorang pembaca dari blognya menyarankan untuk mengunggah ceritanya di platform Wattpad yang saat itu sedang banyak digunakan oleh anak muda. Dengan ceritanya yang berjudul Gezz dan Ann, sukses membuat tulisan Tsana naik melejit.

Dengan permulaan suksesnya Gezz dan Ann, tawaran mencetak buku hingga kerja sama pada projek-projek tulisan mulai berdatangan kepada Tsana. Hal ini membuatnya terkejut, juga sangat bersyukur. Tidak pernah disangka olehnya, hobinya menjadi kesenangan bagi banyak orang. Karyanya terus dilirik oleh orang-orang. Nama Tsana juga mulai dikenal dimana-mana. Tentu, menjadi sebuah anugerah yang sangat disyukuri oleh Tsana hingga saat ini.

Kesuksesannya terus berlanjut ketika ia memutuskan membuat channel podcast di Spotify pada tahun 2021. Masih dengan nama yang sama, yakni Rintik Sedu, Tsana memulai karirnya di podcast dengan mengisi berbagi cerita yang dominan berisi kisah cinta hingga patah hati. Hal ini disesuaikan oleh Tsana mengingat pendengarnya kebanyakan anak muda.

Pada podcast Rintik Sedu, Tsana juga memuat ceritanya dengan bentuk audio yang diisi oleh suaranya sendiri. Hal tersebut menjadi daya tarik pendengar podcast yang dapat mendengar cerita dengan pembawaan santai dan uniknya Tsana. Tak heran, pada tahun 2021 hingga 2022 Rintik Sedu selalu menjadi podcast nomor 1 di Spotify Indonesia. Tsana berhasil mencapai titik di mana semua orang menunggu karya-karyanya.

Tsana - www.mediapijar.com
Podcast Rintik Sedu di 2022.
(Sumber Foto: Instagram @ntsana)

Podcast Rintik Sedu merupakan podcast yang memiliki keunikan tersendiri. Selain pembawaan khas dari Tsana, Rintik Sedu selalu membawakan cerita-cerita cinta manis dan pahit anak muda yang banyak dianggap relate oleh anak muda. Bagi mereka, podcast Rintik Sedu seperti mewakili hati mereka. Tentu, hal tersebut juga didukung dengan karakter Tsana yang memang dikenal asik di sosial medianya, khususnya Instagram.

Tidak bisa dianggap sepele perjalanan karir Tsana dari titik nol hingga saat ini. Banyak hal yang menjadi pembelajaran baginya untuk masa depannya. Menurut Tsana, saat ini tidak ada alasan untuknya menyerah dari karir menulisnya.

“Aku harus kuat karena aku ngga bisa senang-senang sendirian. Ada banyak orang yang harus aku ajak senang-senang”, ucapnya di salah satu video di channel YouTube Rintik Sedu.

Saat ini, Tsana juga sudah memulai banyak menjalin kerja sama dengan beberapa rumah produksi film hingga Spotify itu sendiri. Tidak hanya soal karya tulis, Tsana perlahan mulai memasuki dunia bisnis pula dengan menjual beberapa merchandise Rintik Sedu seperti hoodie, botol, parfum dan lainnya. Sesuai harapan pula, merchandise yang dijual selalu sold out. Hal ini membuktikan Tsana sudah mencapai titik karir yang luar biasa.

 

(Redaktur Tulisan: Naomi Adisty)

Leave a comment