Medan, kota yang kerap disebut sebagai jantung Sumatera Utara, menampilkan pesona yang memikat siapa pun yang datang. Deretan gedung tinggi menjulang bak lambang kemajuan, jalanan di pusat kota berkilau diterpa lampu, dan suara riuh kendaraan menandakan denyut ekonomi yang terus bergerak.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni 2025 mengusung tema global, yaitu “Ending Plastic Pollution” atau “Hentikan Polusi Plastik”. Selama beberapa tahun, polusi plastik menjadi permasalahan yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Polusi tersebut mencemari kandungan yang terdapat di dalam minuman dan makanan yang kita konsumsi di kehidupan sehari-har
Meningkatnya volume sampah plastik di lingkungan kampus akhir-akhir ini mencuri perhatian. Pasalnya, beberapa pekan belakangan ini, Universitas Sumatera Utara (USU) disuguhi oleh banyaknya kegiatan kampus yang disertai bazar makanan dan berlangsung dalam jangka waktu yang terbilang cukup panjang. Event-event tersebut diselenggarakan oleh berbagai program studi dari beragam fakultas pula.
Zero waste merupakan sebuah filosofi atau prinsip gaya hidup yang mengupayakan setiap produk bisa digunakan kembali. Konsep zero waste mengajak kita untuk menggunakan produk sekali pakai dengan lebih bijak demi mengurangi jumlah dan dampak buruk dari sampah yang akan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sampah adalah salah satu permasalahan yang paling diperhatikan saat ini. Terutama sampah plastik yang telah menjadi komponen penting dari sebuah produk dan kemasan karena sifatnya yang tahan lama, ringan dan murah. Tetapi, meskipun mereka menawarkan banyak manfaat, penggunaan plastik yang berlebihan dapat memancarkan gas rumah kaca yang akan mengakibatkan perubahan iklim seperti pemanasan global.
Sampah plastik sudah sangat lumrah ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Hal ini membuat Earth Hour Makassar mengadakan webinar yang berfokus pada pengenalan program Plastic Smart Cities sebagai upaya penanggulangan sampah plastik serta mengedukasi masyarakat untuk meminimalisir penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari.
Indonesia merupakan negara kedua penghasil sampah terbesar di dunia. Terlebih lagi sampah plastik yang selalu menjadi masalah utama yang tidak akan ada habisnya. Teksturnya yang sulit terurai menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah maupun laut. Dilansir dari indonesiabaik.id, sebesar 1,3 juta ton sampah plastik di Indonesia bermuara di laut setiap tahunnya. Berbicara mengenai sampah plastik, Edy Suranta sosok yang saat ini viral karena telah mengubah limbah plastik menjadi sebuah karya seni lukisan.
