Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, perpustakaan di Universitas Sumatera Utara (USU) kini tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai tempat mencari buku. Bagi sebagian mahasiswa, perpustakaan justru menjadi tempat nyaman untuk beristirahat, mengerjakan tugas, hingga menunggu jadwal kelas berikutnya.
Perpustakaan hadir di segala instansi, baik pemerintahan maupun pendidikan. Sebagai sarana komunikasi dan informasi, perpustakaan menjadi pusat pengetahuan dan optimalisasi literasi bagi semua kalangan, termasuk mahasiswa. Namun, maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjadikan perpustakaan bukan satu-satunya sumber informasi.
Penyesalan, merasa tidak berguna, dan tersesat tanpa jalan keluar. Pikiran-pikiran yang terbesit dalam otak ini menjadi penyebab utama orang-orang merasa putus asa. Apa yang akan terjadi jika aku mengambil kesempatan itu? Apa yang akan terjadi jika aku mengambil keputusan lain? Apa yang akan terjadi padaku kalau aku tidak menjadi aku yang sekarang ini?
Menghabiskan banyak waktu di kampus itu menyenangkan, baik belajar di kelas, penelitian, berorganisasi, bimbingan dengan dosen, serta bercengkerama bersama teman-teman seperjuangan. Hal tersebut sudah menjadi keseharian, bahkan keharusan bagi seorang mahasiswa yang ingin segera menyelesaikan perjalanan panjangnya di dunia pendidikan. Ibarat baju dengan celana, seperti itu pula hubungan mahasiswa dengan kampusnya. Dua hal yang sangat erat dan tidak bisa dipisahkan.
Pijar, Medan. Perpustakaan Nasional RI berkerja sama dengan Pengurus Pusat Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca menyelenggarakan Webinar Pembudayaan Kegemaran Membaca yang mengangkat tema “Strategi Penguatan Literasi Informasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan” pada Rabu, (26/08) melalui platform Zoom dan kanal Youtube Perpustakaan Nasional RI pukul 09.00-12.00 WIB.
Pijar, Medan. Kabar baik bagi kalian pecinta buku, karena perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sedang mengadakan Medan Book Fair 2019 yang bertempat di belakang Auditorium UMSU kampus 3, Medan.
Berkembangnya dunia digital, membuat buku sebagai media membaca seolah tergantikan. Banyak orang lebih memilih membaca melalui dunia digital terutama gawai atau lebih sering disebut gadget. Dengan adanya peralihan ini, membuat taman baca ataupun perpustakaan sering ditinggalkan oleh kaula muda dan masyarakat lainnya.
Ketiga unit pendukung dipersilahkan untuk memaparkan perencanaan program kerjanya pada hari keempat Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pengembangan) USU T.A. 2018 di Gelanggang Mahasiswa, Kamis (7/9).
Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) USU T.A. 2018 bertajuk “Perencanaan Kerja dan Anggaran yang Bersinergi Menuju Akreditasi Unggul” akhirnya resmi ditutup di gedung Gelanggang Mahasiswa, Kamis (7/9).
