Belasan perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Utara (Sumut) menyatakan solidaritas dan mengecam keras penyerangan air keras terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Andrie Yunus. Sikap tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut pada Senin (16/3/2026) pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Hari Hak Asasi Manusia Sedunia jatuh pada tanggal 10 Desember setiap tahunnya sejak 1948. Tema yang diangkat secara internasional adalah “Dignity, Freedom and Justice for All” yang memiliki arti “Martabat, Kebebasan, dan Keadilan Untuk Semua”.
Hingga kini isu mengenai Tuberkolosis masih menyelimuti dunia. Salah satu penyakit pernapasan ini tengah diupayakan untuk diberantas oleh berbagai organisasi kesehatan dan kementerian kesehatan Indonesia. Selain isu kehadirannya yang tak kunjung usai, Tuberkolosis juga mengandung banyak permasalahan tersembunyi yang masih kurang dilirik oleh berbagai pihak khususnya jurnalis.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan webinar nasional dengan tema “Peran Perempuan di Ruang Publik”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, (8/3) pukul 13.00 hingga selesai yang juga bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional atau International Women Day 2021 yang diperingati setiap tanggal 8 maret.
Namun pada kenyataannya, sering kali ruang publik disekat bahkan dibungkam seolah negara Indonesia bukanlah negara yang didasarkan demokrasi. Untuk itu, Lembaga Pers Mahasiswa Acta Surya menyelenggarakan Diskusi Publik melalui Zoom Meeting pada hari Jumat, (11/12) pukul 18.00-21.00 WIB.
Sebagai negara hukum, Indonesia menjamin perlindungan HAM dalam Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 1999, di dalamnya terdapat defenisi HAM. Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Kaum perempuan adalah elemen masyarakat yang dapat dikatakan cukup “sering” menjadi penyintas dalam masalah kekerasan. Berbagai macam kekerasan sering menimpa perempuan, baik secara verbal maupun tindakan, bahkan kekerasan seksual bagi perempuan menjadi kasus yang cukup tinggi di Indonesia.
Manusia kerap mengatakan hal serupa ketika berbuat sesuatu. Disenggol sedikit katanya melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Bagi sebagian besar, HAM adalah senjata agar tidak disalahkan, agar dibenarkan, dibela dengan alasan ‘hanya menggunakan haknya sebagai manusia’. Kadang lupa kalau yang lain juga punya hak atas sesuatu.
Pijar, Medan. Selasa, (30/4) DK PWI (Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia) Sumut menggandeng Persma Pijar dan Asian Agri untuk bekerjasamamenyambut World Press Freedom Day (WPFD) 2019 atau Hari Kebebasan Pers Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei mendatang.
Hits: 9 Pijar, Medan. Kasus kekerasan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) yang dilakukan oleh majikan kembali terjadi. Kali ini menimpa…
