Dua minggu kemudian hari yang kami tunggu-tunggu pun tiba. Pesta tahunan kota kami pun dimulai, dan tentu saja Paduan Suara kami menjadi artisnya kali ini. Persiapan kami yang cukup matang mengundang ribuan tepuk tangan dari ribuan hadirin pula
Dari kegagahan lambang Garuda, apakah kita tahu siapa aktor utama yang merancangnya? Seiring berjalan waktu, terlupakan bahwa Sultan Hamid II merupakan perancang dari Garuda Pancasila. Pada tahun 1950
Acara ini sangat menginspirasi kaum muda terutama mahasiswa perantau, agar lebih berani bermimpi dan sukses pada usia muda. Tengku Muhammad Fauzan Bustami selaku ketua panitia sangat antusias mengundang Merry Riana dan Syafii Efendi sebagai narasumber.
Novel bergenre roman ini berlatar pada tahun 1925, bertempat di Batavia saat mencapai puncak kejayaan. Sang Maharani mengisahkan perjalanan hidup tragis seorang gadis pribumi keturunan Belanda yang hidup di era zaman penjajahan Belanda dan kedudukan Jepang di Indonesia.
Seminar kali ini disambut antusias oleh peserta yang kebanyakan adalah mahasiswa baru stambuk 2015. Hal ini dapat dibuktikan dari terjualnya seluruh tiket yang berjumlah 150. Alvin Liasta selaku Ketua Panitia Seminar Beasiswa 2015 menguatarakan acara ini bertujuan untuk memeberi gambaran beasiswa yang ada di lingkungan FISIP USU.
Pijar, Medan. Sebanyak 48 orang anggota pengurus Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (IMAJINASI) FISIP USU secara resmi dilantik pada Rabu sore (14/01) lalu.
D’Wind Publisher
?Pijar, Medan. ?Berwajah oriental, berparas cantik, berdarah batak Karo, namun seorang penari melayu. Begitulah keunikan yang dapat digambarkan untuk Desi Triananda Ginting.
SEE Publisher
PIJAR, Medan. Rika Maya Sari, gadis cantik kelahiran Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, 29 Mei 1992 ini adalah mahasiswa di S-1 Ilmu Komunikasi FISIP USU.
VIP Publisher
PIJAR, Medan. Fotografi saat ini sudah digandrungi masyarakat luas. Namun, tidak semua orang mampu memahami profesionalisme dalam fotografi.
“Bakat memang hanya beberapa persen dalam diri saya dan kita semua pasti memilikinya. Namun saya tidak akan pernah mengandalkan bakat karena saya berprinsip mimpi akan segera tercapai jika dengan kerja keras. Kerja keras pasti akan terbayarkan.” – Yudha Ikhsan
