Hits: 20

Kelly Kidman Salim

Pijar, Medan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar tuntutan aksi dengan tagar utama berupa #MenujuIndonesiaGagal, dalam pelaksanaan aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), pada Senin (15/6/2026).

Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan beberapa poin tuntutan selama masa periode jabatan Prabowo-Gibran. Mulai dari kondisi ekonomi nasional, Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri), program Makanan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga pendidikan dan lingkungan terkait pemulihan pascabencana.

Selain dihadiri oleh mahasiswa USU yang sebelumnya berangkat bersama dari lingkungan kampus, berbagai elemen masyarakat juga tampak hadir pada aksi ini. Beberapa di antaranya, yaitu jurnalis, pers mahasiswa, hingga komunitas ojek online (ojol). Salah satu komunitas ojol yang turut meramaikan aksi adalah Grab Bike Helvetia Zone (GBHZ) Community.

Irvan Wardana, selaku Ketua GBHZ Community, menyampaikan bahwa mereka mengetahui informasi adanya aksi yang akan dilaksanakan hari ini melalui grup komunitas WhatsApp, sehingga segera memutuskan untuk mengambil tindakan  berbagi sebagai upaya untuk memberi dukungan.

“Sebenarnya di setiap komunitas itu dapat informasi, dan saya langsung mengambil tindakan ini. Namanya juga untuk mendukung sesama warga yang ingin bersuara,” ucapnya.

komunitas ojol bagikan air mineral kepada aksi demo #MenujuIndonesiaGagal
Perwakilan GBHZ Community dalam aksi #MenujuIndonesiaGagal
(Fotografer: Kelly Kidman Salim)

 

Selama aksi berlangsung, beberapa perwakilan GBHZ Community, tampak membagikan sejumlah besar kotak air mineral kepada mahasiswa dan rekan-rekan media yang ada di sekitar lokasi secara merata dan memastikan semuanya dapat.

Irvan juga mengungkapkan bahwa gerakan kecil ini merupakan dukungan yang setidaknya bisa diberikan kepada para mahasiswa, yang sedang berusaha menyampaikan suara dan membela haknya lewat aksi ini.

“Kami dari perwakilan ojol hanya bisa memberi air mineral agar rekan-rekan mahasiswa bisa semakin semangat menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.

Setelah turut menyaksikan aksi selama beberapa saat, Irvan menyampaikan harapannya terhadap aksi hari ini agar tetap berjalan dengan aman dan tertib sebagai penutup.

“Kami para ojol tentunya mendukung siapa pun yang ingin bersuara. Intinya, semoga semuanya tetap bisa menjaga keamanan Kota Medan dan kondusivitas. Semoga semua aspirasinya bisa didengar dan tersampaikan dengan baik,“ tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment