Hits: 56
Aura Qathrunnada Gultom
Pijar, Medan. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Center Universitas Sumatera Utara (USU) merilis Tim Mentor PKM USU 2026 melalui media sosial Instagram @pkmcenterusu. Tim ini terdiri dari 10 (sepuluh) mentor, di mana pada tahun-tahun sebelumnya merupakan peserta yang lolos pendanaan dan bersedia menjadi mentor PKM selama masa penyuntingan proposal.
Sistem mentoring sendiri sudah ada sejak PKM Center dibentuk. Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya, kini PKM juga merilis nama para mentor melalui Instagram PKM Center USU, sedangkan tahun lalu hanya diumumkan melalui grup WhatsApp.
Menurut pernyataan Suri Mutia, Ketua PKM Center USU, hal ini dilakukan agar pengumuman tersebut dapat tersebar lebih luas dan menjangkau para tim peserta PKM atau dosen pendamping yang belum masuk ke grup WhatsApp.
“Tahun lalu perilisan nama mentor dilakukan di WAG [WhatsApp Group]. Pada tahun ini, perilisan nama mentor dilakukan juga di Instagram untuk menjangkau tim PKM atau dosen pembimbing yang mungkin belum masuk ke WAG,” ujarnya.
Salah satu mentor PKM, Afra Munira, menjelaskan terkait mekanisme dari tugas para mentor, yakni melakukan pengecekan administrasi dari setiap proposal PKM yang diterima oleh PKM Center USU.
“Tugas mentor PKM mengecek administrasi setiap proposal PKM yang diterima PKM Center USU. Mekanismenya, setiap mentor akan mengecek proposal sesuai dengan skema yang sudah ditentukan PKM Center untuk tiap mentor. Jika ditemukan kesalahan setelah melakukan, mentor akan menghubungi tim untuk melakukan perbaikan. Lalu, nantinya tim akan mengirimkan kembali file yang sudah direvisi untuk dicek kembali oleh mentor sampai sudah tidak ada lagi ditemukan kesalahan administrasi di proposal,” jelasnya.
Melalui penerapan mentoring ini, Suri berharap kelolosan proposal PKM dari segi administrasi meningkat, sehingga dapat memperbesar peluang kelolosan proposal PKM secara nasional.
“Harapannya terjadi peningkatan kelolosan proposal PKM USU dari segi administrasi yang akhirnya memperbesar peluang kelolosan proposal PKM secara nasional,” ungkapnya.
(Redaktur Tulisan: Yudika Phareta Simorangkir)

