Hits: 9
Arbiahtul Insani Lubis
Pijar, Medan. Sejak awal tahun 2026, lapangan tenis Universitas Sumatra Utara (USU) yang berada di pintu 4 telah dibongkar dan ditutup secara menyeluruh. Kondisi ini menarik perhatian mahasiswa yang kerap memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana olahraga, dan kemudian menimbulkan pertanyaan terkait alasan pembongkaran tersebut. Terlebih, pada akhir tahun 2025, lapangan tenis tersebut sempat terdampak banjir yang menyebabkan rusaknya fasilitas.
Terkait hal tersebut, pelatih Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tenis USU, Abdul Hakim Lubis, mengonfirmasi bahwa pembongkaran lapangan dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan fasilitas. Selain itu, area tersebut dirancang untuk pembangunan fasilitas Sport Science, yaitu wadah untuk meningkatkan performa dan menjaga kebugaran para atlet.
“Lapangan tenis yang lama sudah dibongkar karena lapangannya sudah lama sekali, bahkan usianya lebih tua daripada saya. Jadi, fasilitas lapangannya sudah tidak nyaman lagi untuk digunakan, dan [nantinya] di lapangan itu akan dibangun Sport Science,” jelasnya.
Pembangunan fasilitas Sport Science ini telah dirancang sejak tahun 2021, tetapi baru direalisasikan pada awal tahun 2026. Proses pembangunan yang sempat tertunda kini mulai menunjukkan perkembangan. Berdasarkan perencanaan, pembangunan fasilitas ini diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2027.
Abdul juga menyampaikan bahwa proyek ini dirancang untuk mendukung berbagai cabang UKM olahraga lain, sekaligus menyediakan sarana olahraga yang lebih lengkap dan terintegrasi di lingkungan kampus. Beberapa di antaranya meliputi sepak bola, tenis lapangan, voli, bulu tangkis, futsal, kolam renang, hingga area gym.
“Bukan cuman perbaikan lapangan tenis saja, nanti juga akan ada lapangan untuk cabang olahraga yang lainnya. Seperti lapangan sepak bola, tenis lapangan, voli, bulu tangkis, futsal, kolam renang, bahkan nanti ada area untuk gym juga,” ujarnya.
Menurut pengakuan Riska, anggota UKM Tenis USU, sejak pembongkaran, UKM Tenis bersama sejumlah cabang olahraga lainnya untuk sementara dialihkan ke beberapa lokasi. Kegiatan olaharaga kini berlangsung di lapangan yang berada tepat di samping halte bus linus pintu 4 USU, serta di area lapangan Fakultas Kedokteran USU. Pemindahan ini dilakukan agar aktivitas olahraga mahasiswa tetap dapat berjalan secara rutin.
“Sejak awal tahun ini, latihan kami dipindahkan ke lapangan di samping halte linus,” ungkapnya.

(Fotografer: Arbiahtul Insani Lubis)
Tak hanya itu, Riska turut berharap melalui pembangunan ini, fasilitas lapangan tenis menjadi lebih baik dan memenuhi kebutuhan mahasiswa. Ia juga menilai, pembaruan sarana dan prasarana olahraga sangat penting untuk mendukung aktivitas latihan.
Dengan fasilitas yang lebih memadai akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas latihan. Harapannya, adanya Sport Science dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh cabang olahraga di lingkungan kampus.
(Redaktur Tulisan: Yudika Phareta Simorangkir)

