Hits: 20

Aura Qathrunnada Gultom

Pijar, Medan. Runtutan kejadian kasus pembunuhan adalah salah satu misteri yang sulit untuk diungkap. Tragedi seperti ini menghantui masyarakat dengan berbagai petunjuk yang membawa ke petunjuk lainnya, sehingga menyita perhatian dari seorang kartunis di media surat kabar dan berhasrat untuk mengungkap kasus tersebut. Hal tersebut disajikan di film Zodiac yang dirilis pada tahun 2007.

Film yang disutradarai oleh David Fincher ini diangkat berdasarkan kisah nyata, berlatar belakang kasus pembunuhan yang dilakukan oleh serial killer yang dinamakan sebagai Zodiac, di California, Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Zodiac sendiri melakukan pembunuhan dengan total tujuh korban yang terkonfirmasi, dengan dua di antaranya selamat dari kematian.

Dikisahkan bahwa kasus Zodiac ini ditangani oleh detektif yang bernama Dave Toschi. Ia bersama tim investigasinya melakukan penyelidikan berdasarkan bukti-bukti dari pembunuhan yang terjadi, serta petunjuk-petunjuk yang didapatkan. Petunjuk ini juga didapatkan dari kiriman Zodiac sendiri kepada media surat kabar dan meminta agar petunjuk tersebut dipublikasikan.

Di media surat kabar, tokoh Paul Avery, merupakan seorang jurnalis dan melakukan peliputan mengenai Zodiac. Ketika media surat kabar ini mendapatkan pesan kiriman dari Zodiac, kehebohan terjadi sampai para jurnalis memanggil polisi untuk menyelidiki kasus tersebut. Di sini, seorang kartunis yang bekerja di media surat kabar itu, dengan nama Robert Graysmith, tertarik untuk ikut menyelidiki kasus Zodiac ini.

Awalnya, ia bekerja sama dengan Paul Avery dalam memecahkan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh Zodiac, serta berdasarkan rekam jejak pembunuhan yang dilakukan oleh Zodiac. Namun, upaya mereka terhenti ketika Paul Avery tidak lanjut menulis kasus tersebut, serta berhenti dalam menjadi wartawan media surat kabar tersebut.

Alih-alih berhenti dalam mengungkap kasus ini, Robert Graysmith tetap melanjutkan misinya untuk menyelidiki kasus ini. Ia mencari berbagai petunjuk dan menggali lebih dalam lagi informasi-informasi yang telah didapatkannya. Ditampilkan juga dalam film ini bahwa waktu dan keseharian Robert habis dalam percobaan pengungkapan kasus Zodiac, sehingga ia akhirnya berada di titik mengabaikan keluarganya sendiri dan menganggap kasus yang sedang diselesaikannya adalah hal paling penting baginya.

Robert sangat terdorong untuk membongkar kasus ini dan merasa harus mengungkap seseorang dibalik Zodiac ini, sehingga ia menyatakan bahwa ia harus melihat langsung orangnya dan mengetahui bahwa ialah orang di balik Zodiac ini.

I need to look him in the eye, and I need to know that it’s him,” ungkapnya.

Misi yang ia lakukan ini berjalan selama bertahun-tahun, meskipun kasus ini sudah tidak diselidiki lagi oleh pihak kepolisian. Ia bahkan mendatangi Dave Toschi secara langsung untuk menunjukkan pengusutan yang ia lakukan sendiri dan meminta Dave untuk melanjutkan investigasi ini, tetapi Dave sendiri menolak untuk melanjutkannya.

Film ini juga menunjukkan perilaku Robert Graysmith yang impulsif dan keras kepala. Misalnya, ketika ia mendatangi beberapa informan yang memiliki kaitan dengan Zodiac untuk ditanyai mengenai kasus tersebut, tetapi ia juga mendatangi lapas tahanan untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkannya.

Selain itu, ditampilkan juga ketika dugaan Robert terhadap identitas asli dari Zodiac ini berubah-ubah. Hal ini menunjukkan bagaimana ia berusaha keras untuk mengungkap orang misterius di balik Zodiac ini. Bahkan, ia sendiri juga sempat dihubungi sendiri oleh Zodiac berdasarkan pengakuannya melalui telepon.

Ketika ia mendapat satu informasi yang membuat ia yakin dan pasti mengenai identitas asli dari Zodiac, ia akan langsung mendatangi orang yang ia duga tersebut di tempat pekerjaannya sesuai apa yang ia katakan sebelumnya.

Seiring berjalannya waktu setelah Robert melakukan pengusutan, ia akhirnya membuat tulisan dan buku mengenai investigasi dari apa yang telah ia kumpulkan.

Film Zodiac memperlihatkan perjalanan mengenai pengungkapan kasus pembunuhan dari perspektif seorang kartunis yang menganalisis hal tersebut secara langsung. Menggambarkan sifat obsesif seorang kartunis yang bernama Robert, dengan melakukan pengusutan kasus selama bertahun-tahun dan menjadi tujuan utama bagi hidupnya sendiri.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment