Hits: 41

Nurmala Sari

Pijar, Medan. The Boston Globe sebuah koran harian lokal di Amerika Serikat berhasil mengungkapkan kejadian besar mengenai skandal penganiayaan anak di Boston. Harian Boston Globe mendapatkan penghargaan Pulitzer berkat liputan tentang penganiayaan anak. Pada kenyataannya, The Boston Globe menutupi kejadian didalam keuskupan Katholik.

The Boston Globe membentuk tim Spotlight untuk menginvestigasikan secara khusus kasus-kasus besar dan prosesnya mampu memakan waktu yang panjang. Anggota Tim Spotlight terdiri dari Walter Robinso sebagai editor, Ben Bradlee JR sebagai deputi editor, serta para reporter Michael Rezendez, Sacha Pfeiffer dan Mat Carroll.

Kehadiran Marty Baron sebagai editor baru yang baru datang dari Miami langsung ingin membuat investigasi untuk menangani kasus pelecehan yang dilakukan oleh pendeta John Geoghan. Geoghan seorang pendeta telah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 80 anak laki-laki. Hal ini ditutupi dan membiarkan sistem tersebut terus berjalan oleh pihak Gereja Katholik. Dalam hal kasus ini, tim Spotlight menjadi pilihan terbaik.

Investigasi besar pun dimulai ketika terungkap seorang pendeta telah melakukan pelecehan seksual. Investigasi ini tidak mudah diungkapkan dimana terjadi permasalahan ketika Kardinal Law dari Uskup Besar Boston diduga telah mengetahui terlebih dahulu dan dengan sengaja membiarkan hal itu.

Investigasi berhasil terungkap dengan fakta-fakta yang didapatkan, berawal dari satu nama pendeta. Hal ini terus berlanjut satu demi satu terungkap hingga membuat tim Spotlight tercengang dengan jumlah korban dan pendeta yang terbukti melakukan pelecehan.

Spotlight dirilis pada 6 November 2015 yang disutradarai oleh Tom McCarthy terpilih menjadi kandidat kuat peraih Oscar untuk kategori Film Terbaik. Film ini sangat wajib ditonton bagi para Jurnalis. Karena film ini mengisahkan cara mengungkap sebuah kasus dan menunjukkan cara untuk menjadi seorang Jurnalis yang sesuai dengan kode etik Jurnalistik.

Leave a comment