Hits: 35

Zoraya Balqis

Pijar, Medan. Ikatan Mahasiswa Sastra Inggris (IMSI) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan IMSI Anniversary yang berlokasi di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU pada Kamis (20/11/2025).

IMSI merupakan himpunan mahasiswa program studi Sastra Inggris yang telah berdiri sejak tahun 1981. Mengusung tema “Realm of the Word Wrangler”, Dylan Adji Pratama selaku ketua panitia 44th IMSI Anniversary mengungkapkan makna yang mendalam dari pemilihan tema tersebut.

“Artinya bahwa kami mahasiswa Sastra Inggris melalui tema itu sendiri dapat menciptakan bahasa menjadi sesuatu yang bernilai dan bermakna lewat karya-karya, seperti puisi, novel, cerpen dan lain-lainnya,” ujar Dylan.

Rangkaian acara telah diadakan selama tiga hari sejak Jumat (18/11/2025). Terdapat berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan secara online dan offline, seperti lomba futsal, lomba vocal solo, lomba speech, lomba newscasting, dan cabang perlombaan lainnya yang melatih kemampuan berbahasa Inggris.

Tidak hanya mengadakan perlombaan, IMSI juga turut menyelenggarakan pertunjukan musik lokal, yaitu solois Why Bunny Why, band Resonance, dan pertunjukan seni tari, seperti tari Dayak, serta tarian lainnya juga melengkapi rangkaian acara tersebut.

Menggembala Dunia Bahasa dan Kreativitas melalui Perayaan IMSI Anniversary ke-44 - www.mediapijar.com
Penampilan tari suku Dayak
(Fotografer: Zoraya Balqis)

 

Guna menarik perhatian audiens, IMSI juga turut mengadakan pameran seni lukisan yang memuat berbagai hasil goresan tangan mahasiswa Sastra Inggris USU. Dylan menyatakan bahwa pameran ini merupakan hasil kolaborasi IMSI dengan salah satu kafe vegan, yaitu Socrates Vegan yang juga memiliki ketertarikan yang kuat dalam mengadakan pameran seni.

Menggembala Dunia Bahasa dan Kreativitas melalui Perayaan IMSI Anniversary ke-44 - www.mediapijar.com
Hasil karya-karya lukisan Art Exhibition
(Fotografer: Indra Rana Zafira Silaban)

 

Reva, mahasiswa program studi Sastra Inggris yang turut mengunjungi acara tersebut sangat mengapresiasi keberlangsungan acara ini dengan berbagai penampilan di dalamnya. Di tahun sebelumnya ia juga sempat meramaikan acara IMSI Anniversary dengan berpartisipasi sebagai peserta lomba newscasting.

“Menurut aku, keseluruhan acara ini sudah perfect, ya. Meskipun siang-siang gini masih agak sepi karena waktu break, tapi aku menikmati berbagai lomba yang ada di sini,” tuturnya.

Melalui perayaan 44th IMSI Anniversary, Dylan berharap acara ini dapat memberikan dampak bagi para pengunjung untuk mengapresiasi karya-karya sastra yang telah menjadi salah satu bagian dari kehidupan.

“Harapannya tetap sama, ya. Kita tentunya mau IMSI Anniversary ini memberi dampak bagi semuanya. Seperti salah satu pilar dari Tri Dharma universitas, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” tutup Dylan.

(Redaktur Tulisan: Dwi Garini Oktavianti)

 

Leave a comment