Hits: 61

Rafa Wardhana / Putri Theresia

Pijar, Medan. Kita memiliki waktu 24 jam dalam satu hari. Namun, mengapa rasanya waktu begitu cepat berlalu? Saat tugas menumpuk, tenggat mendesak, dan berbagai aktivitas harus dijalankan, sehari seolah tidak pernah cukup. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya manajemen waktu agar seluruh kegiatan dapat terencana dan terlaksana dengan baik setiap harinya.

Salah satu manajemen waktu yang sering dipakai oleh banyak orang saat ini adalah Time Blocking. Metode Time Blocking adalah penyusunan jadwal yang diatur secara rinci, dan dibagi ke dalam beberapa blok waktu tertentu sesuai urutan kegiatan. Misalnya, pukul delapan hingga sembilan pagi, kamu menjadwalkan waktu khusus untuk membaca buku. Fokusmu akan tertuju untuk membaca selama satu jam itu. Setelah waktu berganti, misalnya pukul dua siang, kamu melanjutkan ke kegiatan berikutnya sesuai daftar Time Blocking yang sudah kamu susun.

Time Blocking juga dapat disusun dengan fokus satu hari satu tugas. Misalnya, hari Senin diisi dengan kegiatan mengerjakan tugas, dan keesokan harinya kamu ingin me time dengan cara menonton film atau melakukan hobi lainnya.

Dilansir dari ruangguru.com, ada beberapa langkah untuk memulai metode Time Blocking. Pertama, buatlah daftar kegiatan yang perlu dikerjakan. Daftar ini dapat berisi tugas kuliah, kegiatan organisasi, dan hiburan seperti bermain game. Semakin lengkap daftar tugas yang dibuat, maka semakin mudah untuk mengatur waktunya.

Kedua, tentukan skala prioritas untuk setiap kegiatan yang akan kamu lakukan. Urutkan mulai dari kegiatan yang paling penting dan mendesak, sampai kegiatan yang dapat dikerjakan nanti. Pertimbangkan juga tenggat waktu serta konsekuensi yang mungkin terjadi jika suatu tugas tidak diselesaikan tepat waktu.

Ketiga, bagi waktu secara seimbang untuk setiap kegiatan yang akan kamu lakukan. Pertimbangkan tingkat kesulitan dari masing-masing kegiatan agar kamu bisa lebih fokus saat menjalaninya. Dengan pembagian waktu yang tepat, energi dan konsentrasi juga tetap terjaga sepanjang hari

Keempat, kamu bisa menerapkan metode Time Blocking dengan bantuan aplikasi agar penyusunan jadwal terasa lebih mudah dan rapi. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah Google Calendar. Aplikasi ini dapat membantu kamu untuk membuat jadwal harian dalam bentuk Time Blocking.

Setelah memahami apa itu Time Blocking dan cara untuk menerapkannya, apa sih manfaatnya jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Melansir dari dibimbing.id, ada beberapa manfaat yang didapatkan dari penerapan Time Blocking. Pertama, dapat meningkatkan produktivitas dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Kedua, Time Blocking membuat jadwal kegiatan yang akan dilakukan lebih terstruktur, dan hal ini membantu kita menentukan setiap prioritas. Ketiga, metode ini dapat meningkatkan fokus pada kegiatan yang sedang dikerjakan, tanpa teralihkan dengan hal lainnya. Manfaat ini membuat kualitas pekerjaan atau kegiatan semakin meningkat.

Terakhir, kamu dapat mengorganisir setiap tugas atau kegiatanmu agar lebih rapi dan terjadwal melalui pengkategorian setiap kegiatan dalam blok-blok waktu tertentu. Dengan adanya Time Blocking, kamu dapat menghindari terlewatnya kegiatan yang penting, serta dapat memanfaatkan waktu dalam sehari dengan lebih maksimal.

Dengan berbagai manfaat Time Blocking, apakah kamu tertarik untuk mencoba menerapkannya dalam kegiatan sehari-harimu? Atau kamu sudah menerapkan metode ini sejak lama? Jika belum, ini saatnya bagimu untuk mencoba Time Blocking agar setiap kegiatan yang kamu kerjakan dapat berjalan dengan terstruktur.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment