Hits: 53

Nayla Jo Chayara / Tasya Hapsari

Pijar, Medan. Di tengah sibuknya kehidupan kota, hadir sebuah solusi sebagai jawaban bagi masyarakat yang ingin menjaga kebugaran tubuhnya dengan perlengkapan olahraga yang gratis, praktis, dan tersedia sebagai fasilitas umum di taman kota. Kini, orang bisa berolahraga kapan saja dengan adanya olahraga kalistenik atau Street Workout.

Olahraga ini menggunakan berat badan sebagai beban untuk melatih seluruh tubuh. Street Workout memberikan pengalaman berolahraga yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga seru dengan gaya latihan yang bebas dan menantang.

Street Workout muncul pertama kali pada tahun 2000-an. Awalnya, beberapa warga di Amerika Serikat, seperti di New York melakukan latihan berupa gerakan kalestenik di taman kota dengan memanfaatkan alat sederhana seperti tiang besi. Lalu, gerakan seperti ini menyebar dan berkembang menjadi tren di seluruh dunia melalui media sosial. Kini, olahraga Street Workout memiliki ajang kompetisi, federasi resmi, bahkan memiliki komunitas penggemar yang terus bertumbuh, termasuk di Indonesia.

Kelebihan dari Street Workout sendiri adalah praktis dan fleksibel, serta bisa dilakukan di mana saja. Contohnya, di taman kota Medan terdapat pull-up bar, palang sejajar (parallel bar), dan lain-lain. Masyarakat bisa langsung datang ke taman, melakukan pemanasan, dan mulai melakukan gerakan dasar, yaitu push up, pull up, ataupun jongkok (squat). Jadi, tidak diperlukan banyak peralatan yang rumit untuk berolahraga, yang diperlukan adalah konsistensi dan kemampuan tubuh sendiri.

Olahraga ini telah terbukti meningkatkan kekuatan otot, daya tahan tubuh, fleksibilitas, dan keseimbangan dibandingkan dengan latihan beban berat di gym atau pusat kebugaran. Risiko cedera dari Street Workout juga lebih rendah karena mengandalkan berat badan sendiri. Umumnya, banyak orang yang lebih memilih untuk berolahraga pada pagi atau sore hari, disaat udara lebih sejuk. Street Workout yang fleksibel memudahkan masyarakat dalam menyesuaikan waktu latihan dengan rutinitas mereka.

Street Workout bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari pelajar, pekerja kantoran, hingga ibu rumah tangga hanya dengan berbekal baju olahraga yang nyaman dan air minum yang cukup. Hal tersebut juga yang membuat Street Workout sering disebut sebagai olahraga versi murah, karena tidak dikutip biaya sepeserpun dan masyarakat dapat merasakan manfaat yang setara dengan olahraga di gym.

Street Workout kini bisa membuktikan bahwa menjaga tubuh tetap bugar tidak harus identik dengan biaya besar atau fasilitas mewah. Cukup dengan memanfaatkan sarana publik yang tersedia di taman kota, siapa pun dapat berlatih menjaga kebugaran. Gerakan dasarnya juga mudah diikuti sehingga pemula tidak merasa kesulitan untuk memulai.

Lebih dari sekadar melatih fisik, suasana ruang terbuka menghadirkan udara segar dan energi positif yang menenangkan pikiran. Melalui olahraga Street Workout, masyarakat dapat perlahan membentuk kebiasaan sehat yang ramah kantong, inklusif, serta menyenangkan, sambil menghidupkan kembali taman kota sebagai pusat aktivitas bersama.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment