Hits: 19
Trisha Permata Lidwina Lumbangaol
Aku berjalan di lorong waktu yang sunyi
Orang-orang berlabuh pada bayang yang setia,
Langkahku terhuyung pelan
Seakan menanggung beban yang bukan milikku
Di setiap sudut tersimpan senyum, tawa, dan janji
Namun tak satu pun menyebut namaku,
Aku hanyalah serpih debu
Menyapa sebentar lalu lenyap tanpa bekas
Aku ingin dicinta
Bukan oleh elok rupa
Atau manis kata,
Aku ingin dicinta
Seperti tanah meresap hujan
Tulus, tenang, tanpa syarat
Namun malam selalu menutup pintu
Membiarkan aku berbaring dalam sepi,
Di dadaku ada gema yang tak selesai
Ada bara yang belum sempat jadi api

