Hits: 124
Dhea Chintya
Pijar, Medan. Ingin menikmati kafe dengan suasana berbeda dan konsep yang unik? Furai Cafe menjadi rekomendasi yang tepat. Furai Cafe mengusung konsep ramah peliharaan anjing (dog-friendly) dan minimalis, tetapi tetap nyaman untuk dijadikan tempat nongkrong.
Kafe ini berada di Jalan Wahidin No.45B, Pandau Hulu II, Medan Area. Kafe ini terdiri atas dua lantai, lantai pertama cocok untuk dijadikan tempat work from cafe (WFC), sementara lantai kedua penuh dengan anjing-anjing yang beragam jenisnya.
Furai Cafe membuka pintunya bukan hanya untuk para pelanggannya, tetapi juga untuk hewan peliharaan yang dibawa. Jadi, jika kamu ingin membawa peliharaan ke luar rumah, kafe ini adalah tujuan yang sangat tepat.
Bagi sebagian orang, membawa hewan peliharaan ke tempat umum masih menjadi tantangan. Banyak tempat nongkrong yang tidak memperbolehkan hewan untuk masuk karena faktor alasan kebersihan dan higienis makanan. Walaupun begitu, Furai Café mengambil pendekatan berbeda dibandingkan tempat nongkrong lainnya.
Furai Cafe menerapkan standar kebersihan yang ketat dan mengatur ruang agar tetap nyaman bagi semua pengunjung. Penerapan standar kebersihan tersebut, berhasil menciptakan suasana (ambience) antara manusia dan hewan dalam satu ruang yang bersih dan menyenangkan.
Amel, salah satu pengunjung Furai Café, mengungkapkan perasaan bahagianya karena kehadiran tempat nongkrong dengan konsep unik tersebut.
“Jarang banget ada tempat seperti ini di Medan. Aku bisa ngopi dan bawa anjingku tanpa merasa risih atau disinisin orang-orang,” ungkapnya.
Amel juga menjelaskan pengalamannya dengan antusiasi ketika pertama kali mengunjungi Furai Café.
“Awal aku masuk ke lantai dua, jujur aku kaget karena anjing-anjingnya pada menggonggong, tapi kayaknya karena mereka excited buat melihat orang baru, sih. Mereka suka banget digendong, dan anjing-anjingnya friendly,” jelasnya.
Di dalam kafe ini, terdapat tujuh anjing dengan ras yang berbeda-beda. Para pengunjung juga harus mengikuti tiga kebijakan yang harus dipatuhi jika ingin membawa peliharaannya sendiri, seperti peliharaan anjing harus telah di vaksin, steril, dan wajib memakai popok (diapers).

(Fotografer: Dhea Chintya)
Tidak hanya menjual ambience yang unik, Furai Cafe juga menghadirkan beragam menu dengan harga yang cukup terjangkau. Salah satu makanan yang hanya hadir saat akhir pekan (weekend) adalah Tiramisu Cake dengan lapisan keju krim Italia (mascarpone) yang berpadu manis dengan kue bolu (sponge cake), beraroma kopi yang memberikan kesan mewah. Cocok untuk pengunjung yang tidak menyukai rasa manis yang berlebihan, karena tiap lapisannya dipadu dengan rasa manis dan pahit yang sangat seimbang.

(Fotografer: Dhea Chintya)
Vivi, salah satu pengunjung lainnya Furai Cafe, mengapresiasi hidangan-hidangan, termasuk Tiramisu Cake yang ditawarkan di kafe ini.
“Aku sangat suka dengan makanan-makanan yang ada di Furai, rasanya enak-enak banget, harganya masih tergolong normal. Tiramisu-nya enak banget, tapi sayang cuma ada saat hari libur saja,” apresiasinya.
Furai Cafe menyediakan makanan berat, seperti Chicken Teriyaki Bibimbap, Dry Spicy Ramen, Aburi Salmon Mentai Don, dan masih banyak lagi dengan kisaran harga Rp35.000-75.000. Tidak hanya itu, terdapat berbagai menu, seperti Sushi Roll, Nigiri, Yakitori, dan Mentai Rice yang merupakan menu andalan murah Furai Cafe yang dimulai dari harga Rp15.000.
Furai Cafe juga terbuka untuk mengadakan acara ulang tahun, dengan menyediakan opsi Sushi Cake dengan opsi 50 dan 75 potongan (pieces). Terdapat juga opsi vegetarian dan premium tower.
Vivi juga menjelaskan, bahwa selain hidangannya yang enak, Furai Cafe juga menjadi tempat yang nyaman dan instagramable. Selain itu, pelayanan dari kafe tersebut juga ramah, sehingga sangat direkomendasikan untuk dikunjungin.
Furai Cafe mungkin tidak sebesar kafe-kafe lain di pusat kota, tetapi justru di situlah letak pesonanya. Dengan konsep dog–friendly yang masih jarang ditemui di Medan, kafe ini menciptakan ruang yang tidak hanya nyaman, tetapi juga inklusif. Sebuah tempat yang tidak hanya memanjakan lidah melalui menu Jepang yang terkurasi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi mereka yang ingin menikmati waktu bersama peliharaan kesayangan.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

