Hits: 37
Danny Wira Kurnia
Pijar, Medan. Siapa sih yang tidak suka dengan hidangan penutup? Hidangan penutup menjadi salah satu bagian yang cukup dinanti bagi sebagian orang, karena ini adalah akhir dari acara makanan mereka. Akhir-akhir ini, media sosial sedang ramai memperbincangkan makanan penutup berbentuk buah versi mini. Kudapan tersebut bernama Kue Luk Chup, hidangan penutup ini terbuat dari pasta kacang hijau khas Negeri Gajah Putih. Makanan manis ini berbentuk buah-buahan yang berwarna-warni, sehingga tampak menggugah selera.
Dilansir dari hungryinthailand.com, Luk Chup awalnya berasal dari Marzipan khas Portugis. Hidangan ini pertama kali diperkenalkan di Thailand pada tahun 1600-an oleh Maria Guyomar de Pinha, seorang wanita berdarah blasteran keturunan Jepang dan Portugis yang dijuluki Ratu Thai Dessert. Awalnya makanan ini disajikan di lingkungan kerajaan sebagai simbol kemewahan, keindahan, serta penanda dari momen – momen penting. Makanan ini juga menjadi salah satu simbol keberuntungan karena bentuknya menyerupai buah – buahan.
Seiring perkembangan waktu, Luk Chup mulai dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di Lombok, makanan ini menjadi hidangan penutup di acara hajatan, lamaran, hingga lebaran. Kudapan ini terbuat dari kacang hijau yang digiling halus, kemudian dicampurkan dengan santan dan gula. Adonan Luk Chup dibentuk menjadi buah berukuran mini, kemudian dicelup ke dalam gelatin atau agar – agar berwarna bening untuk menghasilkan bentuk mengkilap dan licin.
Makanan ini sempat viral di aplikasi TikTok pada tahun 2024 silam. Bentuknya yang beragam membuat banyak orang berkeinginan untuk mencobanya, didukung dengan warna yang bervariasi, sehingga menambah keindahan dari segi visual penikmatnya.
Proses pembuatan kudapan ini cukup praktis, dengan merendam kacang hijau kupas sekitar 4-5 jam sampai teksturnya melunak. Kemudian, kukus hingga bijinya matang. Setelah itu, kacang hijau dihaluskan menggunakan blender. Masak adonan kacang hijau bersama gula dan garam dengan api berukuran kecil sampai adonan menjadi kalis. Setelah itu, angkat dan diamkan adonan hingga suhunya menjadi suhu kamar. Selanjutnya, tusuk bagian ujung adonan menggunakan lidi untuk lanjut ke proses pewarnaan menggunakan berbagai pewarna makanan.
Setelah pewarnaan selesai, larutkan campuran air dan gula. Kemudian, lapisi larutan tersebut ke Luk Chup. Setelah pewarna makanan mengering dan menimbulkan efek mengkilap, Luk Chup siap disajikan sebagai hidangan penutup yang unik dan siap disantap. Menarik, bukan? Karena hasil akhirnya dapat memanjakan mata bagi kamu yang suka dengan makanan lucu dan berwarna.
Untuk kamu yang suka hidangan manis dan unik, boleh banget nih untuk coba membuat Luk Chup sendiri di rumah bersama keluarga dan teman-teman, karena bahan–bahannya mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Luk Chup dengan perpaduan keindahan dan kenikmatan sangat direkomendasikan untuk disantap ketika sedang bersantai. Jadi, bagaimana? Sudahkah kamu tertarik untuk mencoba Luk Chup?
(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

