Hits: 37

Alfihza Putri Amelia

Pijar, Medan. Museum Kebangkitan Nasional telah mengumumkan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025 yang jatuh pada tanggal 20 Mei dengan tema “Bangkit dan Berdaya”. Selaras dengan dirilisnya tema Harkitnas 2025, Peringatan Harkitnas bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ajakan untuk merenung dan menyalakan kembali semangat perjuangan bangsa.

Di tengah berbagai dinamika sosial-politik yang kerap menguji kepercayaan masyarakat, suara-suara di ruang umum menunjukkan bahwa perjuangan belum usai. Peringatan Harkitnas menjadi refleksi penting bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Bukan lagi soal merebut kemerdekaan, melainkan menjaga demokrasi, menegakkan keadilan, dan membangun kembali kepercayaan terhadap pemerintahan. Semangat inilah yang diwariskan oleh Budi Utomo, organisasi pelopor Harkitnas, sebagai wadah penggerak pemuda-pemuda bangsa untuk bersatu, sadar, dan bergerak demi masa depan yang lebih baik.

Afifah Nailal Uzhma, selaku mahasiswa Ilmu Hukum, memaparkan bahwa peringatan Harkitnas tidak hanya menjadi refleksi bagi masyarakat saja, begitupun bagi pemerintahan yang harus meningkatkan tekad untuk bisa sejalan dengan masyarakat dalam membangun dan membawa perubahan positif untuk bangsa Indonesia.

“Hari Kebangkitan Nasional ini, pemerintah bisa menjadikan momen ini untuk refleksi apakah kebijakan yang dikerahkan sudah tepat untuk masyarakat. Di sisi lain, kita sebagai masyarakat juga menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk lebih sigap meningkatkan tekad untuk ikut terlibat dalam perubahan,” paparnya.

Rayvan, selaku mahasiswa Ilmu Sejarah, turut memberikan penjelasan bahwa menjadi bagian dari muda-mudi Indonesia saat ini, sebagai mahasiswa tentu memiliki peran untuk membawa perubahan melalui gerakan intelektual. Gerakan intelektual tersebut, seperti aktif dalam organisasi kampus dan turut mengikuti berbagai diskusi dan kegiatan sosial.

“Sebagai mahasiswa, aku ngerasa anak muda punya peran penting dan kita punya pengetahuan juga akses ke informasi yang tujuannya untuk jaga semangat kebangsaan ini, dan yang pasti tidak lupa apalagi acuh sama apa yang terjadi di negeri ini.” jelasnya.

Oleh karena itu, harapan dari momentum peringatan Harkitnas kepada muda-mudi, sebagai generasi penerus bangsa adalah bukan hanya melanjutkan perjuangan terdahulu. Namun,  tetap menjadi generasi yang saling mendukung tekad satu sama lain untuk ikut terlibat membangun dan membawa perubahan positif bagi negeri. Selain itu, sebagai mahasiswa juga tetap ikut andil dalam memberikan kontribusi-kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment