Hits: 4

Dwi Garini Oktavianti

Pijar, Medan. Musim panas, saat matahari bersinar terang dan udara dipenuhi dengan kehangatan yang menyenangkan, sering kali diiringi dengan musik-musik yang memiliki nuansa yang sama ceria, seperti suasana musim panas itu sendiri.

Di antara deretan lagu-lagu yang menjadi favorit pada musim ini, lagu-lagu pop easy listening kerap menjadi pilihan yang identik dengan suasana musim panas yang riang gembira. Salah satu lagu yang telah mencuri perhatian sebagai lagu tema musim panas tahun ini adalah “Espresso”.

Sumber foto: Pinterest Mail Online
(Sabrina Carpenter di Coachella 2024)

“Espresso” yang dipopulerkan oleh Sabrina Carpenter, dipilih sebagai salah satu lagu yang mewakili semangat musim panas dalam industri musik saat ini. Dengan genre pop funky-nya, lagu ini dengan mudah membuat pendengarnya terhanyut oleh nadanya yang ceria dan energik. Lagu yang dirilis pada 11 April 2024 ini sukses menuai berbagai pendengar di penjuru dunia. Untuk semakin mempopulerkan dan mendukung lagu Espresso ini, Sabrina debut membawakan lagu ini di salah satu festival musik terbesar di Amerika, yaitu Coachella.

Now he’s thinkin’ ’bout me every night, oh

Is it that sweet? I guess so

Say you can’t sleep, baby, I know

That’s that me, espresso

Dalam liriknya, Sabrina Carpenter menggambarkan dirinya sebagai espresso, sejenis kopi yang dikenal karena ekstraksi tingginya yang dapat menyebabkan penikmatnya sulit tidur. Dalam satu bagian liriknya, ia menyatakan bahwa orang yang bersamanya terus memikirkannya, bahkan hingga larut malam, seperti efek dari kopi espresso yang membuat sulit tidur.

Melalui lirik-liriknya yang penuh kepercayaan diri dan keceriaan, lagu ini berhasil menarik perhatian banyak pendengar. “The song is kind of about seeing femininity as your superpower, and embracing the confidence of being that b***h,” ujar Sabrina dalam salah satu wawancaranya bersama Vogue.

“Espresso” juga menjadi populer di berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Durasi lagunya yang singkat, hanya sekitar 3 menit, menjadikannya sangat cocok untuk digunakan sebagai backsound dalam berbagai video TikTok yang membuatnya menjadi lagu yang ‘TikTok-able‘. Tidak jarang kita menemukan berbagai video yang menggunakan lagu ini sebagai backsound, terutama dalam video-video yang masuk ke dalam For Your Page (FYP).

“Lagunya itu easy listening banget, terus aku juga sering banget denger lagunya di TikTok, jadinya kayak keulang-ulang terus di kepala aku,” tutur Aprilia, salah satu pendengar “Espresso”.

Melalui kombinasi antara ritme yang ceria dan lirik yang menggugah semangat, “Espresso” berhasil menjadi salah satu lagu yang menyemarakkan musim panas tahun ini. Dengan kehadiran lagu ini, musim panas tidak hanya terasa di udara dan sinar matahari, tetapi juga terdengar dalam irama dan lirik yang menghiasi playlist pendengar di seluruh dunia.

(Redaktur Tulisan: Alya Amanda)

Leave a comment