Hits: 43
Putri R. Simanjuntak / Rani Sakraloi
Pijar, Medan. Pernahkah kalian mendengar peribahasa “Karena nila setitik, rusaklah susu sebelangga”? Ungkapan ini dapat bermakna bahwa bagian kecil dalam tim akan sangat berpengaruh pada hasil kerja tim secara keseluruhan.
Sederhananya, suatu kelompok pastinya akan terkena dampak dari kelalaian satu orang sehingga memengaruhi kinerja setiap anggota. Nah, fenomena ini disebut dengan istilah efek jus jeruk atau lebih dikenal sebagai orange juice effect. Apa sih, orange juice effect itu?
Secara spesifik, orange juice effect adalah suatu keadaan kurangnya performa bagian kecil tim yang berpengaruh terhadap keseluruhan hingga hasil kerja tim. Konsep ini biasanya berlaku dalam sebuah organisasi, institusi, kelompok belajar, maupun dunia kerja.
Dalam suatu kerja tim tentunya memerlukan sikap solid dan keterampilan yang mumpuni dari setiap anggotanya. Membuahkan hasil yang maksimal memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas agar dapat saling bekerja sama menyelesaikan sebuah perkerjaan.
Dikutip dari bisnismuda.com, orange juice effect adalah fenomena ketika sepersekian kecil performa yang kurang bagus akan berpengaruh besar pada hasil kerja secara keseluruhan. Output yang dihasilkan pun turut terpengaruh.
Fenomena ini dapat diilustrasikan seperti saat kita membuat jus jeruk dengan menggunakan tujuh buah jeruk. Agar hasil jusnya segar dan enak, maka ketujuh jeruk tersebut haruslah berkualitas.
Namun, jika satu jeruk saja berkualitas jelek, hasil jus yang kita buat pun tidak akan enak. Hasilnya bisa saja berdampak pada rasanya yang terlalu asam, aromanya yang berbau busuk, dan mutunya yang tidak lagi menyegarkan.
Oleh karena itu, fenomena yang dijelaskan di atas disebut dengan istilah orange juice effect.
Contoh perisitiwa orange juice effect dalam dunia kerja adalah ketika menyelesaikan sebuah proyek. Suatu proyek tentunya tidak bisa dikerjakan sendiri dan memerlukan tenaga serta bantuan dari banyak orang atau kelompok. Setiap orang akan mendapatkan bagian untuk dikerjakan.
Namun, ketika hasil dari setiap orang memuaskan, kecuali satu, hal tersebut akan berpengaruh pada hasil dari seluruh pekerjaan lainnya. Hal ini karena setiap pembagian pekerjaan saling berkaitan dan saling memengaruhi.
Oleh karena itu, jika perusahaan ingin mendapatkan hasil proyek yang maksimal, karyawannya juga harus berkualitas dan ahli di bidangnya masing-masing. Hal ini agar setiap pekerjaan dapat selesai dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan.
Lalu, apa saja hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya orange juice effect ini?
Pertama, sebagai bagian dari anggota tim, kita perlu bekerja keras dan berkompeten dalam menjalankan tugas agar hasil yang kita kerjakan tidak asal-asalan.
Kemudian yang kedua adalah selalu mengembangkan nilai diri (upgrade value) dengan mencari pengetahuan dari berbagai sumber. Selain itu, asah kemampuan dan kembangkan wawasan dengan tidak ragu untuk bertanya atau meminta koreksi dari orang lain. Ingatlah bahwa siapa pun dapat menjadi guru kita.
Jika kedua hal ini dapat diterapkan dengan baik, maka dipastikan bahwa orang tersebut bukanlah yang dapat menyebabkan terjadinya orange juice effect tersebut.
Dengan berusaha mengerahkan dan memberikan hasil yang maksimal, kita dapat lebih diterima dengan baik oleh siapa pun dimana pun kita berada.
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

