Hits: 1761

Purti Romawani Simanjuntak/ Syah Hendra Mahadi

Pijar, Medan. Pernahkah kamu tidur saat mau menjelang magrib atau mendengar kalau kita dilarang untuk tidur menjelang magrib? Atau kamu malah sering melakukannya?

Bagi sebagian orang tidur magrib adalah hal yang lumrah, karena tubuh telah lelah beraktivitas dengan hiruk pikuk kehidupan dari pagi sampai sore. Oleh karena itu, langsung beristirahat sejenak setelah pulang bekerja atau kuliah adalah hal yang menenangkan.

Dalam agama Islam, tidur menjelang magrib atau sebelum sholat isya sangat dilarang. Tindakan itu dianggap menghambat seseorang mendapatkan pahala yang besar dan sering diisukan akan ketindihan setan, atau tubuh merasakan lelah yang dirasakan oleh banyak orang.

Kebiasaan ini juga sering dikaitkan dengan hal-hal spiritual. Dalam tradisi mistis, waktu magrib sering dikaitkan dengan mahluk halus yang berkeliaran, sehingga tidur pada waktu magrib diyakini membuka diri terhadap mahluk halus atau pun pengaruh negatifnya.

Dilansir dari hellosehat.com, tidur menjelang magrib memiliki dampak buruk bagi tubuh. Metabolisme terganggu, daya tahan tubuh menurun, kadar gula darah juga dapat terpengaruh yang menyebabkan diabetes dan memicu kebingungan, atau yang sering disebut linglung pada saat terbangun. Dapat diartikan bahwa orang yang memiliki kebiasaan tidur menjelang magrib sangat rentan terserang penyakit.

Mengutip buku Panduan Lengkap Meraih Kebahagiaan Dunia Akhirat karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam laman detik.com, tidur sore adalah salah satu hal yang buruk dan dapat menyebabkan banyak penyakit bagi tubuh. Selain itu, timbul rasa malas untuk beraktivitas ketika seseorang memutuskan untuk menghabiskan sore harinya dengan tidur.

Namun, hal ini masih sering dianggap mitos atau bohong oleh beberapa orang, bahkan dirasa terlalu lebai jika melihat efek dari tidur itu sendiri. Tidur tentu memiliki banyak manfaat, seperti mengistirahatkan otak serta fisik, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan daya pikir serta fokus.

Jadi, dalam waktu apa pun seseorang dapat tidur jika merasa sangat lelah. Waktu tidur yang kurang justru mengakibatkan kesehatan dan fokus yang terganggu.

Kebanyakan dari orang-orang yang menganggap sepele tidur menjelang magrib merupakan orang yang selesai beraktivitas di kantor atau pun di kampus pada sore hari sehingga hanya memiliki waktu istirahat sore hari.

Fenomena ini juga sangat relevan bagi mahasiswa yang bekerja freelance atau part-time yang hanya memiliki waktu istirahat sedikit sebelum lanjut bekerja pada malam hari.

Nah, setelah mengetahui pandangan dan dampak dari tidur menjelang magrib, kita dapat memilah informasi dengan baik serta mengikuti anjuran untuk tidak tidur pada saat menjelang maghrib.

Pemikiran yang telah kita bahas di atas tidak ssepenuhnya salah. Ada kalanya seseorang merasa lelah dan membutuhkan tidur, apalagi ketika selesai bekerja seharian. Namun, tidak ada salahnya jika mengikuti anjuran tersebut untuk menghindari dampak-dampak negative tersebut.

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

Leave a comment