Hits: 62

Alvira Rosa / Reporter Pijar

Pijar, Medan. Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (PEMA USU) yang dipimpin oleh Muhammad Aziz Syahputra sebagai Presiden Mahasiswa, telah mengadakan rapat pada Rabu (12/4/23). Bertempat di Biro Rektor USU, rapat ini bertujuan untuk memberikan pengarahan serta mendapatkan saran dari Rektor USU untuk membahas persoalan kongres agar pelaksanaan dapat berjalan lancar nantinya.

Adapun yang menghadiri rapat tersebut, antara lain Rektor USU Muryanto Amin, Direktur Direktorat Mahasiswa dan Hubungan Kealumian (Ditmawalumni USU) Doli Muhammad Jafar Dalimunthe, Gubernur sekawasan FISIP USU, serta jajaran kabinet dari PEMA USU.

Haris Hasibuan selaku Gubernur FISIP USU mengungkapkan, PEMA USU merupakan lembaga non-struktural universitas yang diatur dalam statuta USU. Oleh karena itu, lembaga internal universitas perlu menerima nasihat dari pimpinan universitas dalam melaksanakan kongres dan melakukan perbaikan ormawa.

Haris juga menjelaskan bahwa Muryanto selaku Rektor memberikan dukungan terkait kongres yang akan datang, mengingat tata laksana dan AD/ART ormawa yang sudah usang serta tidak konkret pasal per pasalnya. Selain itu, kongres tersebut akan menjadi momen PEMA dinomenklatur menjadi BEM USU.

“Tanggapan dari pihak rektor ya, sangat mendukung terkait kongres nantinya karena kita tahu, tata laksana ormawa ataupun AD/ART ormawa kita itu udah usang dan juga tidak konkret pasal per pasalnya. Maka itu dilakukan kongres dan sekalian itu nanti kongresnya dinomenklatur PEMA menjadi BEM. Jadi BEM USU untuk tingkat universitas dan BEM Fakultas untuk tingkat fakultas.” jelasnya pada Pijar (12/4/23).

Untuk pelaksanaan kelanjutan kongres, diperkirakan akan dilaksanakan pada Juli mendatang setelah proses drafting, uji coba publik, konsolidasi, dan sosialisasi selesai dilakukan.

Haris berharap kongres ini nantinya akan terjadi banyak perubahan dan peningkatan kualitas di dalam sistem ormawa, serta melibatkan seluruh elemen mahasiswa baik secara lembaga maupun individu untuk meraih tujuan bersama.

“Harapan saya, ini kan sebuah gerakan suci, sebuah gerakan untuk memperbaiki khalayak ormawa, harapan saya mahasiswa yang kita tahu isinya itu sangat ramai secara lembaga maupun individu ikut membersamai, ikut merangkul PEMA USU yang dipimpin oleh Azis agar nantinya persoalan kongres ini dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.

Saat ini, PEMA USU dan PEMA Fakultas telah memulai gerakan drafting dengan menyusun draf dan mencari referensi dari kampus-kampus lain. Rektor USU juga berpesan kepada penyelenggara kongres untuk melibatkan ormawa lain seperti di tingkat jurusan, yakni HMJ, HMI, dalam proses drafting nantinya.

Kongres ini diharapkan akan membawa banyak perubahan dan peningkatan kualitas di dalam sistem ormawa, serta melibatkan seluruh elemen mahasiswa, baik secara lembaga maupun individu untuk meraih tujuan bersama.

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

Leave a comment