Hits: 143

Muhammad Fikri Haikal Saragih / Miftahul Jannah Sima

Pijar, Medan. Pernahkah kamu mendengar olahraga Buzkashi? Buzkashi adalah olahraga ataupun tradisi ekstrem nan unik yang berasal dari Negara Timur Tengah, yaitu Afghanistan, khususnya Afghanistan Utara.

Menariknya, olahraga ini menggunakan kuda sebagai tunggangannya untuk memperebutkan seonggok bangkai hewan, biasanya bangkai domba atau kambing tanpa kepala yang telah disembelih. Agar bangkai tidak mudah memuai, perlu dilakukan perendaman ke dalam air dingin selama 24 jam. Kemudian bangkai tersebut akan diisikan pasir untuk memberikan bobot tambahan.

Meski terdengar aneh, praktiknya sendiri mirip seperti permainan polo yang juga menggunakan kuda sebagai kendaraannya. Namun, turnamen ini diikuti oleh ratusan peserta atau tak terbatas jumlahnya yang berasal dari berbagai kota dan daerah, seperti Kunduz, Panjshir, Parwan, dan Baqlan.

Peraturan dalam permainan ini juga sederhana. Dilansir dari indosport.com, setiap peserta berlomba memperebutkan bangkai kambing. Kemudian, bangkai tersebut dimasukkan ke dalam sebuah lingkaran yang disebut “lingkaran keadilan” guna menambah poin untuk memenangkan turnamen.

Namun, menurut liputan6, peserta dibagi menjadi dua kelompok penunggang kuda. Bangkai kambingnya diseret secara estafet atau bergantian antarpemain. Jika tubuh bangkai itu terkoyak, kelompok yang mendapatkan bagian terbesar bangkai akan menjadi pemenang turnamen.

Ketika jatuh atau luka, biasanya pemain akan segera mengobatinya dan lanjut mengikuti permainan kembali. Para pemain juga tidak bisa marah ataupun menuntut jika terluka dalam pertandingan.

Maka dari itu, untuk melindungi peserta, dianjurkan memakai pakaian tebal dan turban (penutup atau pelindung kepala) untuk melindungi diri dari serangan peserta lain. Senjata yang digunakan berupa cambuk ataupun tendangan dari sepatu bot.

Pemenang akan dilihat dari poin yang diraih. Peserta yang berhasil memenangkan permainan/turnamen akan mendapatkan piala Buzkashi serta hadiah menarik lainnya.

Asal mula muncul dan terbentuknya olahraga Buzkashi ini belum jelas, tetapi dianggap sebagai olahraga untuk menjaga sikap moral dan semangat pasukan selama perang yang melanda negara Afghanistan.

Olahraga yang  telah berusia ratusan tahun ini biasanya digelar setiap perayaan tahun baru Islam. Buzkashi ini pun sangat diminati oleh warga lokal, karena mereka juga memiliki kuda yang jumlahnya sangat banyak.

Olahraga ini mungkin terlihat berbahaya. Namun, kembali lagi ke tujuan permainan ini, yakni dapat menaikkan semangat juang ksatria Negara Afganistan yang memang Buzkashi diperuntukkan untuk para lelaki saja. Maka tak heran, olahraga ini sangat menguji adrenalin.

Kini Buzkashi juga menjadi olahraga nasional, bahkan telah dimainkan di negara-negara seperti Uzbekistan, Tajikistan, Kyrgyzstan, Pakistan Utara, India, dan Kazakhstan. Namun sangat disayangkan, olahraga Buzkashi sudah terancam punah. Faktor ekonomi yang memburuk dan kembali berkuasanya kelompok Taliban di Afghanistan membuat olahraga ini perlahan menghilang.

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment