Shalli Anggia P

Pijar, Medan. Thressna Sharfina merupakan salah satu mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara angkatan 2019 yang berhasil lulus pada program IISMA. Melalui program ini, Thressna memiliki kesempatan untuk belajar di University of Glasgow, Skotlandia.

Untuk diketahui, IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) merupakan program kolaborasi Kemendikbudristek dan LPDP untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa Indonesia semester 4 sampai semester 7 di perguruan tinggi yang memenuhi syarat agar dapat belajar selama satu semester di perguruan tinggi luar negeri.

Thressna yang dijadwalkan akan terbang ke Skotlandia pada Rabu (15/9/21) mendatang ini sebelumnya harus melewati beberapa tahapan sampai akhirnya berhasil menjadi peserta terpilih pada program IISMA.

Saat pendaftaran, Thressna diberikan sebanyak 60 pilihan universitas terkemuka di berbagai negara, seperti Jepang, Korea, dan Malaysia. Namun akhirnya, Thressna memantapkan hati untuk memilih University Glasgow yang berada di Skotlandia.

Selama proses seleksi, Thressna mengungkapkan, ia harus mempersiapkan dirinya dengan matang untuk menghadapi tes bahasa Inggris, wawancara, dan beberapa syarat lainnya yang diajukan oleh penyelenggara. Tidak hanya itu, Thressna juga selalu melatih dirinya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan sejenis dari LPDP yang ia peroleh dari internet.

Thressna berharap dapat memberikan motivasi dan semangat yang lebih kepada teman-teman mahasiswa lainnya agar percaya diri untuk mengikuti program IISMA mendatang. Hal ini karena USU sendiri hanya dapat mengirimkan lima orang di program ini.

“Aku jadi bisa nyebarin semangat ke teman-teman di USU lainnya untuk mengikuti IISMA juga. Karena, yang lulus cuma lima orang aja dari USU. Teman-teman aku dari ITB itu ratusan orang, UGM juga sampai ratusan orang. Sedih gitu ya, USU yang ikut hanya sedikit,” ujar Thressna.

Thressna juga mengatakan bahwa dengan lolosnya ia pada program ini memberikannya kesempatan untuk belajar lebih dan lebih lagi. “Aku rasa ini bisa jadi kesempatan buat aku untuk lebih banyak belajar, mengembangkan wawasan, dan bahasa Inggris lebih bagus lagi,” harapnya.

(Redaktur Tulisan: Rassya Priyandira)

Leave a comment