Septrian A. M. Tarigan

Pijar, Medan. Zaman boleh berganti, tapi peradaban musik tak akan pernah tergantikan. Dunia musik semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dipenuhi dengan lagu-lagu kekinian serta wajah-wajah baru, tak lantas menyingkirkan deretan musik lawas. Banyak lagu-lagu lawas yang masih diperdengarkan pada era sekarang. Salah satu lagu lawas yang sempat mengalami kontroversi, ialah “Baby, It’s Cold Outside”.

Lagu yang ditulis oleh Frank Loesser pada tahun 1944 menjadi lagu yang sangat populer pada masanya. Pada awalnya, lagu ini ditulis oleh Loesser untuk bernyanyi bersama istrinya Lynn Garland di pesta perayaan rumah baru mereka di New York. Mereka menyanyikan lagu tersebut dengan tujuan memberitahu para tamu bahwa sudah waktunya untuk pergi. Seiring berjalannya waktu, mereka menjadi kerap menyanyikan lagu tersebut di berbagai pesta.

Pada tahun 1948, Loesser memutuskan untuk menjualnya ke MGM (Metro Goldwyn Mayer) untuk film komedi romantis. Akhirnya, lagu ini pun pertama kali diperkenalkan dalam film Neptune’s Daughter pada tahun 1949.

Penyampaian nada yang unik membuat banyak orang merasa tertarik mendengarkan lagu “Baby, It’s Cold Outside”. Keunikan lagu ini terdapat pada nadanya yang lain dari biasanya. Lagu tersebut memiliki konsep yang sama seperti pantun. Kedua penyanyi yang berpasangan bernyanyi dengan nada bersahut- sahutan.

Pasti penasaran kenapa lagu “Baby, It’s Cold Outside” sempat mengalami kontroversi? Penyebabnya karena lirik pada lagu ini menyiratkan makna yang tidak pantas. Lagu yang termasuk ke dalam album Natal ini sempat dilarang pemutarannya di beberapa stasiun radio. Sejak tahun 2009, lagu ini banyak mendapat kritik dari pendengar karena dirasa mengimplikasikan makna pelecehan seksual di dalamnya.

Say, what’s in this drink

No cabs to be had out there

Jika diamati, terdapat makna tersirat pada penggalan lirik tersebut. Si wanita yang bertanya ada apa di minuman itu menyiratkan kecurigaan terhadap si pria. Wanita curiga jika di dalam minuman ada campuran sesuatu yang telah disiapkan. Lirik lainnya yang memaksa wanita untuk tetap tinggal meski ia ingin pulang, digambarkan sebagai awal dari pelecehan seksual yang dilakukan oleh pasangannya.

Selain itu, kritik pada lagu ini juga terdapat pada beberapa liriknya yang terlihat tidak berkesinambungan satu sama lain. Contohnya pada lirik di atas, ketika si wanita bertanya apa yang salah pada minuman itu namun pasangannya menjawab dia tidak akan menemukan taksi di luar. Pasangannya seolah tidak peduli dengan kata-kata yang dilontarkan si wanita, dia hanya berusaha agar wanitanya dapat tinggal bersamanya.

Polemik terhadap lagu ini semakin mereda hingga lagu ini kembali diperdengarkan kepada khalayak ramai. Pada tahun 2019, John Legend dan Kelly Clarkson berusaha memodifikasi lirik lagu tersebut dan memasukkannya ke dalam album Legend’s A Legendary Christmas. Dengan perbaikan pada liriknya, menjadikan lagu ini tampak lebih fresh dan modern.

Salah satu video lagu “Baby, It’s Cold Outside” yang dinyanyikan oleh Idina Menzel dan Michael Buble mencapai 47 juta viewers di YouTube. Beberapa rekaman lagu di tahun 1949 memuncak di Billboard, contohnya rekaman dari Don Cornell dan Laura Leslie dengan orkestra Sammy Kaye yang direkam pada 12 April, memuncak di nomor 12 Billboard’s Records Most Played By Disk Jockeys charts, nomor 13 di Billboard’s Best Selling Popular Retail Records chart, dan nomor 17 di Billboard’s Most Played Juke Box Records chart pada pertengahan 1949.

(Editor: Widya Tri Utami)

Leave a comment