Tetap Sehat Hanya dengan Melompat

Sumber Foto: comunicacaovip.com.br

Agnes Priscilla / Meylinda Pangestika Gunawan

Pijar, Medan. Bagi sebagian orang, olahraga menjadi suatu kegiatan yang mahal di tengah rutinitas dan jadwal yang padat. Tidak jarang, banyak yang mengeluhkan kendala seperti sulit membagi waktu dan menumpuknya pekerjaan sehingga membuat mereka malas untuk berolahraga. Padahal, menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga sangatlah penting.

Terdapat beberapa cara praktis untuk berolahraga baik di dalam maupun di luar ruangan. Salah satunya adalah trampolin. Olahraga ini bisa dilakukan di waktu senggang dan tidak membutuhkan effort yang banyak untuk melakukannya.

Trampolin berasal dari bahasa Spanyol yang artinya papan loncat. Awalnya, trampolin dikenal luas di dunia sirkus. Tetapi seiring berjalannya waktu, olahraga itu digunakan untuk pelatihan militer. Perlu dicatat juga bahwa Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet menggunakan olahraga ini untuk melatih calon astronot dan mengajar di sekolah penerbangan.

Trampolin adalah alat dari sepotong kain yang diregangkan di atas bingkai baja dengan menggunakan banyak pegas yang melingkar. Cara bermainnya, yaitu dengan melompat dan memantulkan diri di atasnya. Permainan trampolin juga bisa bertujuan sebagai sarana rekreasi ataupun kompetisi. Dengan bermain trampolin, kita dapat menghilangkan perasaan stres dari dalam tubuh karena ketika melakukan aktivitas ini hormon endorphin akan meningkat dan orang akan menjadi lebih senang.

Selain menyenangkan, olahraga ini juga memiliki manfaat layaknya olahraga lain. Seperti yang dikutip dari halodoc.com, berikut manfaat dari olahraga trampolin:

  1. Menjaga kesehatan jantung dan paru-paru.

Manfaat trampolin tidak jauh berbeda dengan olahraga aerobik, yaitu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Saat melompat, tubuh menyerap lebih banyak oksigen. Jantung juga memompa oksigen secara optimal ke seluruh tubuh.

  1. Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Salah satu manfaat trampolin yang paling banyak diteliti adalah membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, terutama pada lansia. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Strength and Condition Research, latihan trampolin selama 6 minggu efektif dalam meningkatkan keseimbangan atlet.

  1. Meningkatkan sistem imun

Bermain trampolin juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan kerja sumsum tulang dan memperbaiki jaringan pendukung. Kekebalan tubuh yang baik dapat memperlambat proses penuaan dan juga menghilangkan racun.

  1. Mencegah penyakit osteoporosis.

Melompat di atas trampolin dapat memperkuat persendian, tendon, dan ligamen sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit-penyakit tersebut. Latihan ini juga baik untuk orang tua karena dapat menguatkan dan memanjangkan otot sehingga meningkatkan kelenturan.

Tidak hanya itu, olahraga trampolin juga bisa dimainkan oleh semua kalangan. Mulai dari yang termuda seperti anak-anak, remaja, hingga dewasa. Namun di beberapa tempat, permainan trampolin menetapkan peraturan seperti batas usia minimal adalah 6 tahun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti cedera karena dikhawatirkan mereka belum bisa menjaga keseimbangan tubuh saat mendarat.

Dilansir dari detik.com, menggunakan media trampolin untuk berolahraga dapat membantu seseorang tetap bugar karena membakar hingga 11 kalori per menit. Menariknya, bermain trampolin 60 persen lebih efektif jika dibandingkan dengan berlari atau kardio.

Selain itu, olahraga ini termasuk dalam kategori senam indah. Hal ini menjadikan olahraga trampolin kian digemari oleh semua kalangan. Sejak tahun 2000, trampolin resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang wajib diikuti di Olimpiade.

Di Indonesia sendiri olahraga trampolin diketahui menjadi salah satu dari 40 cabor (cabang olahraga) yang dipertandingkan pada perhelatan olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018  di Jakarta dan Palembang. Sebelumnya, olahraga trampolin juga sudah pernah dipertandingkan pertama kali pada tahun 2014.

Olahraga trampolin bisa menjadi alternatif bagi kalian yang memiliki aktivitas cukup padat. Selain menyenangkan, juga memiliki banyak manfaat. Bagaimana, tertarik untuk mencoba olahraga ini?

(Editor: Muhammad Farhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *