Hidup atau Mati dalam Alice In Borderland

Sumber Foto: https://aliceinborderland.fandom.com

Dheandra Hanani Nalsalitha br Meliala / Azka Fikri

Pijar, Medan. Pernahkah anda merasakan sensasi menegangkan antara hidup dan mati? Memilih adalah hal yang sulit, apalagi saat semua pilihan yang ada diselimuti dengan misteri. Pilihan yang disajikan merupakan bagian dari permainan yang tidak dimengerti dari mana asalnya. Serial Alice in Borderland memiliki genre thriller dan science fiction serta mengusung konsentrasi survival dengan delapan episode pada season pertamanya.

Setiap episodenya, selalu diwarnai dengan misteri yang harus dipecahkan. Serial yang diadaptasi dari manga ini, memiliki plot yang menegangkan. Tidak hanya plotnya yang seru, adaptasi manga ini juga bertabur aktor-aktor ternama Jepang.

Sejak pertama kali dirilis pada tanggal 11 Desember 2020, serial asal Jepang ini langsung mencuri perhatian penonton. Kecerdasan dan ketangkasan dipadupadankan dan menciptakan sebuah serial yang di luar nalar.

Alice in Borderland dimulai dari Arisu yang diperankan oleh Kento Yamazaki, merasa tidak dihargai di keluarganya sendiri lantaran hobinya bermain gim. Ia pun memilih untuk pergi dari rumah. Pada saat yang bersamaan, Karube (Keita Machida) juga baru dipecat oleh atasannya di bar dan Chota (Yuki Morinaga) bolos bekerja. Ketiga sahabat ini memutuskan untuk bertemu di stasiun Shibuya. Sebelumnya, Arisu berharap agar dia bisa hidup di dunia lain yang lebih menyenangkan. Permintaan tersebut terkabulkan dan dari sinilah awal permainan ini.

Dunia lain yang Arisu harapkan ternyata jauh dari espektasi. Seluruh masyarakat tokyo hilang secara mendadak dan menyisakan mereka bertiga. Pada tahap awal permainan mereka bertemu dengan dua gadis lain yang juga ikut terjebak di dalamnya. Nahas, hanya empat yang selamat. Arisu, Karube, Chotadan Shibuki (perempuan pertama yang mereka temui) berhasil selamat karena kecerdikan Arisu dalam memecahkan misteri yang ada.

Setiap orang yang terlibat di dalam permainan ini diberi visa untuk tiga hari. Jika mereka mundur dari permainan ini maka mereka akan tewas. Permainan ini memiliki petunjuk yang menggunakan kartu remi. Setiap simbol memiliki makna yang berbeda. Keriting menandakan permainan yang melibatkan kerjasama tim, wajik mengandalkan kecerdasan, sekop permainan fisik yang diutamakan adalah kekuatan dan hati menandakan pengkhianatan. Sementara angka yang tertera menandakan tingkat kesulitan permainan.

Dalam permainan ini mustahil jika tidak ada yang meninggal. Setiap levelnya memakan korban jiwa. Memasuki permainan kedua, hanya Arisu dan Karube yang ikut serta, dikarenakan Chota mengalami cedera serius pada kakinya. Chota ditemani Shibuki seorang perempuan yang ikut selamat pada permainan pertama tetap tinggal. Arisu dan Karube berhasil lolos bersama dengan beberapa orang lainnya.

Babak berikutnya, melibatkan hati setiap pemainnya dengan simbol kartu tujuh hati. Pada permainan kali ini mereka berempat ikut bermain. Pada babak inilah yang membuat Arisu benar-benar dilema karena hanya ada satu pemain saja yang selamat. Sempat terjadi pertikaian di antara pemain, namun pada akhirnya hanya Arisu lah yang selamat dalam babak ini.

Berakhirnya babak ini mempertemukan Arisu dengan seorang wanita yang bernama Usagi (Tao Tsuchiya). Babak berikutnya dilalui Arisu bersama dengan Usagi. Setelah pertemuan mereka berdua, Arisu dan Usagi selalu bersama dalam menyelesaikan permainan. Hingga pada akhirnya permainan ini membawa mereka bertemu dengan sebuah organisasi. Namun, organisasi ini memiliki sebuah visi agar setiap pemain membantu mereka mengumpulkan kartu remi agar permainan bisa berakhir. Namun, itu bukan kabar baik dikarenakan mereka menjelaskan bahwa hanya ada satu orang yang dapat kembali kedunia asli. Siapa yang paling baik dalam menyelesaikan permainan dapat menjadi orang nomor satu dalam organisasi ini.

Apakah Arisu dan Usagi berhasil selamat dan kembali ke dunia asli? Apakah mereka bisa menyelamatkan pemain yang tersisa? Untuk mendapatkan jawabannya kita harus sedikit bersabar karena serial yang dikemas dengan mencekam ini belum mencapai babak akhirnya. Mari kita tunggu season kedua yang akan tayang di tahun ini yang akan mengungkap bagaimana mereka kembali ke dunia asli dan siapa sesungguhnya dalang di balik permainan ini.

(Editor: Widya Tri Utami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *