Hits: 5

Mhd Abdul Fattah

Pijar, Medan. Saat ini dunia perfilman Indonesia semakin bertambah maju. Masyarakat Indonesia mulai menganggap film Indonesia sebagai salah satu pilihan tontonan disamping film-film Hollywood, walaupun variasi genre film Indonesia masih terbatas. Benar saja, film Indonesia dengan genre komedi laris manis ditonton oleh masyarakat Indonesia bahkan masyarakat luar. Lalu, bagaimana dengan film bergenre Religi?

Fisabilillah Production menjawab pertanyaan itu dengan menciptakan film pendek yang bernuansa Religi di Kota Medan. Terbukti dengan dilaksanakannya “Gala Premiere 1.0 Move Up” pada Minggu (07/05) di Gedung Teater Taman Budaya Medan. Acara ini merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Fisabilillah Production yang bertujuan memperkenalkan film-film pendek bernuansa Religi karya anak-anak Medan. Karena kenyataannya, masih banyak masyarakat Medan belum mengetahui adanya suatu komunitas yang membanggakan dari Kota Medan untuk film Religi. Terbukti pada 2016, Fisabilillah Production memperoleh Juara 1 dalam Festival Film Islamic di Bandung.

Suasana Acara Gala Premiere 1.0 Move Up di Gedung Teater Taman Budaya, Medan.
Suasana Acara Gala Premiere 1.0 Move Up di Gedung Teater Taman Budaya, Medan. (Fotografer : Mutia Rahma)

Gala Premiere 1.0 Move Up sendiri merupakan sebuah acara nonton bareng film-film Religi karya Fisabilillah Production atau disingkat dengan Fis-Pro. Acara yang dibagi menjadi dua sesi ini diikuti oleh mayoritas Mahasiswa/i serta Siswa/i dari berbagai sekolah di Kota Medan. Acara ini menembus angka 300 lebih penonton untuk sesi pertama. Acara dikemas dengan rangkaian bernuansa Religius yang diawali dengan pembacaan Ayat suci Alquran sebelum menonton film. Selanjutnya diisi dengan sesi tanya jawab bersama Sutradara Muhammad Fachruchi dan Produser Muhammad Ruchiardi dari Fis-Pro, serta diakhiri dengan pembagian Doorprize kepada pengunjung. Acara ini termasuk permintaan dari masyarakat yang sudah mengetahui produksi Fis-Pro dan kualitas film-film mereka.

Fajrul Haqq selaku Ketua Panitia acara ini mengungkapkan rasa senangnya akan antusias masyarakat Medan untuk menyaksikan film-film pendek ini. Dengan persiapan yang sangat mepet diawal April, dapat dikatakan Fis-pro berani mengambil resiko untuk mengadakan event ini. “Karena kita mengejarkan waktu dalam menyambut nuansa Bulan Ramadhan, jadi sebelum Ramadhan kalau bisa sudah terselenggara. Kalau selesai Ramadhan kami Insyaallah sudah mempersiapkan untuk membuat film Religi di jenjang Layar lebar,” ungkap Fajrul.

Menjalin kerjasama dengan Medan Art of Cinematography, Fis-Pro menghasilkan film ‘RAW’ sebagai salah satu tayangan yang ditampilkan pada acara ini. Ini membuat masyarakat yakin bahwa film yang diproduksi Fis-Pro memiliki nilai lebih dan tidak kalah saing dengan film-film Indonesia pada umumnya. “Di film ini kita diajak untuk meningkatkan Islamiyah, terutama dikemas dalam ‘enjoyed’ karena berbentuk film sehingga ya sangat bermanfaat dan lebih mudah menerima pesan-pesan yang disampaikan dari film itu,” tutur Ayu Juwita Bustami, Mahasiswi Unimed yang menjadi pengunjung pada acara Gala Premiere 1.0 Move Up ini.

Dengan adanya sesi sharing dengan produser dan sutradara, membuat acara ini dapat dijadikan ajang edukasi bagaimana kita memulai project untuk membuat film. Selain itu, kita dapat berbagi kritik dan saran atas karya Fis-Pro kepada mereka agar kedepannya karya-karya Fis-Pro menjadi lebih booming dan dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia bahwa Medan Sumatera Utara memilki Produksi film Religi.

“Harapannya dengan adanya acara ini semoga masyarakat Medan terus mendukung film-film dakwah, bukan hanya film-film yang tak mengandung pesan moral dibalik pesan-pesan itu. Fis-Pro hadir melahirkan film yang memberikan pesan-pesan tersendiri bagaimana film tersebut dapat menciptakan dan memperkuat moral kita sebagai umat manusia,” ungkap Fajrul.

 

 

Redaktur Tulisan : Maya Andani

Leave a comment