Hits: 15
Chikita Putri Liani/ Thiara Figlia Chandra
Pijar, Medan. Sabtu (10/12) SCORE PEMA Fakultas Kedokteran USU kembali mengadakan Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) 2016. Dengan mengangkat tema “Maternal and Children Health”, acara ini berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 3 – 10 Desember 2016, yang bertempat di Gedung Abdul Hakim FK USU.
Acara yang rutin diadakan setiap tahun ini bertujuan agar generasi muda lebih mengenal perlombaan ilmiah khususnya bidang kedokteran. Kegiatan PIM 2016 dimulai pada tanggal 3 Desember lalu, yang dibuka dengan seminar pembekalan keilmiahan. Selanjutnya, pada tanggal 3-9 Desember diadakan presentasi karya atas perlombaan yang digelar. Adapun perlombaan yang diadakan terbagi menjadi empat cabang, yaitu poster ilmiah, poster publik, karya ilmiah dan video edukasi. Acara puncak dilaksanakan pada tanggal 10 Desember yaitu berupa seminar tentang Fatal Disease in Maternal, Fatal Disease in Children dan Nutrition Supply on Maternal and Children.
“Dengan diangkatnya tema ini diharapkan mahasiswa dapat memberikan edukasi kepada masyarakat awam tentang bagaimana pentingnya gizi kepada anak agar dapat melakukan penanganan dini kurang gizi, sehingga dapat menghasilkan generasi yang berkualitas,” ujar Muhammad Davi Pradana selaku ketua panitia acara PIM FK USU 2016.
Seminar ini diisi oleh pemateri-pemateri yang sudah berpengalaman dibidangnya, diantaranya ialah dr. Hotma Partogi Pasaribu, Sp.OG; dr. Ika Citra Dewi, M.ked (Ped) Sp.A; dan dr. Fitriyani Nasution, M.Gizi, Sp.GK. Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba PIM FK USU 2016.

Photo by : Dokumentasi PIM FK USU 2016
“Acara ini sangat menarik karena menambah wawasan dan ilmu di bidang kesehatan ibu hamil dan anak dari dokter-dokter yang berpengalaman dan dapat menambah teman,” komentar Suci Soraya Pasaribu, Mahasiswi FKM USU 2015, salah satu partisipan di PIM FK USU 2016.
“Harapan kedepannya mungkin acara ini akan lebih sukses dan mecapai target agar dapat meningkatkan ketertarikan mahasiswa tentang dunia keilmiahan agar dapat meningkatkan kualitas peneliti-peneliti muda khususnya di kalangan mahasiswa,” tutup Muhammad Davi Pradana.
Sebanyak 48 peserta hadir dari berbagai kalangan, tidak hanya mahasiswa kedokteran saja, namun terdapat pula mahasiswa dari fakultas lain yang masih berkecimpung dalam bidang kesehatan.

