Hits: 85
Nurrafiqa
Pijar, Medan. Siapa yang tidak kenal kisah dongeng klasik Disney seperti Cinderella, Little Red Riding Hood, Rapunzel, Jack dan Kacang Ajaib, dan lainnya? Hampir semua dari kita masa kecilnya diisi dengan tokoh-tokoh dongeng Disney yang melegenda tersebut. Namun apa jadinya jika beberapa tokoh dongeng tersebut bertemu dalam satu film? Itulah yang coba disajikan oleh sutradara Rob Marshall dalam film Into the Woods keluaran rumah produksi raksasa milik Walt Disney ini.
Into the Woods adalah film drama musikal yang megambil beberapa tokoh dongeng seperti Cinderella (Anna Kendrick), Little Red Riding Hood (Lilla Crawford), Rapunzel (MacKenzie Mauzy), Jack (Daniel Huttlestone) dan Kacang Ajaib untuk dijadikan pemeran utama dan digabungkan menjadi satu kisah. Cerita semua tokoh tersebut dihubungkan dengan kehadiran pembuat roti (James Corden) dan istrinya (Emily Blunt) yang tidak memiliki anak serta serang penyihir pendendam (Meryl Streep) namun juga menyimpan kerapuhan dalam hatinya. Hutan adalah tempat mereka semua bertemu dan berkumpul serta menjadi tempat menghubungkan kisah masing-masing.
Kisah bermula dari pengungkapan fakta bahwa sang penyihir telah menanamkan kutukan mandul pada keluarga pembuat roti yang hanya bisa dipatahkan dengan mengumpulkan empat benda : jubah semerah darah, sepatu emas murni, rambut sekuning jagung dan sapi seputih susu dalam waktu tiga malam sebelum kemunculan Blue Moon. Pencarian mengharuskan pembuat roti dan istrinya memasuki hutan dan bertemu dengan tokoh lainnya.

Sumber foto : www.google.com
Dongeng dalam Into The Woods bisa dikatakan jauh dari ending yang selama ini kita ketahui. Disaat penonton mengira ending yang disuguhi tidak jauh-jauh dari “happily ever after”, dengan cerdik tim produksi membelokkannya. Tokoh Cinderella dan pangeran yang disajikan juga sangat realistis.
Prince: I was rise to be Charming, not Sincere
Cinderella : My house is a nightmare, and your castle is a dream. But i want something in between
Kehadiran Johnny Depp juga entah bagaimana memberikan warna tersendiri dalam film ini. Terlebih perannya yang nyeleneh, yaitu The Wolf yang memakan Little Red Riding Hood dan neneknya. Meryl Streep yang memainkan peran sebagai Sang Penyihir pemandu cerita juga memainkan perannya dengan baik.
Tentu tidak mudah menggabungkan beberapa kisah dongeng berbeda menjadi satu film yang bagus, namun ditangan penulis sekelas James Lapine dan Stephen Sondheim serta sang sutradara yang memang sudah tidak asing lagi dengan film musikal ini mampu menggabungkannya tanpa mengubah cerita asli dari masing-masing tokoh. Meski mengusung dongeng anak-anak, namun dongeng yang disajikan lebih gelap dan plot twist dari film ini sendiri akan sulit dimengerti oleh anak-anak. Karena sedikit banyak mengandung kiasan-kiasan dan simbol-simbol yang sulit dimengerti bahkan oleh orang dewasa. Seperti simbol cinta, kejujuran, pengkhianatan, dan kepercayaan yang sangat kental dimasukkan.
Untuk penonton yang tidak menyukai film musikal tentunya film ini tidak akan menarik sama sekali, sejak awal hingga akhir tokoh film selalu mengungkapkan apapun dengan cara bernyanyi bersama koreografinya. Karena menggunakan banyak tokoh tentunya tidak sulit untuk kita menemukan beberapa titik lemah dalam kisah yang diceritakan.
Namun begitu, banyak pesan pesan moral yang disampaikan dalam film ini. Hutan dalam Into the Woods digambarkan sebagai rintangan dalam kehidupan. Hutan akan mengungkapkan kebenaran mengenai orang yang berada disisi kita. Siapa yang akan tetap ada disisi dan siapa yag akan meninggalkan. Diakhir kisah, semua tokoh dipaksa menuai apa yang telah diperbuat diawal. Semua yang didapatkan, tidak ada yang percuma.
Into The Woods sendiri merupakan adaptasi dari drama Broadway populer tahun 1987 karya komposer kenamaan, Stephen Sondheim. Into the Woods bahkan sempat akan dijadikan film di tahun 90-an hingga akhirnya digarap dengan sukses menjadi film dan rilis pada akhir 2014 lalu. Secara komersial Into the Woods cukup menghasilkan kesuksesan, bahkan Into the Woods sempat menerima tiga nominasi Academy Award dalam Academy Awards yang ke-87. Termasuk nominasi Aktris Pendukung Terbaik untuk Meryl Streep, serta tiga nominasi Golden Globe Award, termasuk kategori Film Terbaik – Musikal atau Komedi.

