Rizka Aulia Maghfira

Pijar, Medan. Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI), dibawah naungan Pusat Kajian Kepemudaan dan Kewirausahaan (PK2K) FISIP USU mengadakan acara bedah buku yang diadakan pada hari Rabu (08/01). Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang FISIP USU dan dimulai pada pukul 10.30 WIB. Adapun buku yang dibedah, yakni “Anak-Anak Revolusi”, karya Budiman Sudjatmiko. Acara bedah buku ini melengkapi kegiatan bedah buku dengan judul yang sama di daerah lain. “Tidak hanya mahasiswa FISIP saja, mahasiswa Fakultas lain pun turut serta menjadi peserta dalam acara bedah buku ini. Bahkan masyarakat luar juga,” ujar Iqbal, Ketua Panitia.

Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI), dibawah naungan Pusat Kajian Kepemudaan dan Kewirausahaan (PK2K) FISIP USU mengadakan acara bedah buku yang diadakan pada hari Rabu (08/01). Foto : Silka Amyra

Iqbal juga menjelaskan bahwa acara bedah buku ini cenderung bersifat diskusi. Hal tersebut dikarenakan Budiman adalah mantan aktivis dan lebih menyukai konsep diskusi. Dengan kegiatan bedah buku ini, para peserta akan lebih mengenal sosok Budiman lebih dekat lagi. Hal tersebut dikarenakan buku “Anak-Anak Revolusi” itu sendiri menceritakan tentang perjalanan hidup sang penulis sejak menjadi aktivis.

Untuk kedepannya, Iqbal agar semakin banyak kegiatan-kegiatan seperti bedah buku ini, yang diadakan di kampus FISIP USU. Menurut Iqbal, acara seperti ini dapat membuka ruang bagi para mahasiswa yang sedang bermimpi dalam posisi tidak tidur. Karena acara-acara seperti ini akan mampu membuka cakrawala pendidikan berpolitik bagi para mahasiswa.

“Kendalanya tidak begitu fatal, hanya permasalahan koordinasi saja antara panitia. Selain itu tidak ada masalah lagi,” ujar Iqbal ditanya mengenai kendala yang dihadapi. Hanya saja, keterlambatan narasumber menjadikan acara ini menjadi kurang sempurna.

Leave a comment