Kuliah Bersama Bapak Menteri

Reza Andika Putra

Gita Wirjawan saat memberikan Kuliah Umum di hadapan ratusan Mahasiswa dan Pelajar Se-Kota Medan di Gelanggang Mahasiswa USU.
(08/01) Foto:Edi Maha

Pijar, Medan. Dalam rangka kuliah umum yang bertemakan Asean Economic Community, Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI hadir pada acara tersebut. Gita Wirjawan didaulat sebagai pemateri dalam kuliah umum itu. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pusat Kajian Kepemudaan dan Kewirausahaan (PK2K) bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan di Gelanggang Mahasiswa USU. Kuliah umum tersebut diselenggarakan pada hari Rabu (8/1) dan dimulai pada pukul 11.00 WIB.

Acara dimulai dengan penampilan dari penyanyi-penyanyi wanita asal USU. Lagu-lagu nasionalisme mendominasi penampilan mereka disaat peserta menunggu kedatangan Gita Wirjawan. Master Ceremony juga selalu mengingatkan peserta untuk mention melalui twitter tentang acara tersebut. Hingga pada akhirnya, Gita Wirjawan muncul melalui pintu samping dengan dikawal oleh petugas. Saat kedatangannya, Gita Wirjawan disambut dengan alunan musik Batak. Hal tersebut tersebut tentunya membuat hadirin bertepuk tangan penuh semangat.

Ratusan peserta yang mengikuti kuliah Umum dari Gita Wirjawan di Gelanggang Mahasiswa USU.
(08/01) Foto : Edi Maha

Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Presiden Mahasiswa USU, Mitra Nasution. Kemudian diiringi dengan sambutan oleh Rektor USU, Prof. Dr. Syahril Pasaribu. Setelah itu, terdapat pemutaran video launching Slank TV dan disambung dengan pemberian materi  kuliah umum oleh Gita Wirjawan. Saat pemberian materi, semua peserta terlihat tenang dan serius mendengarkan. Dalam kuliah umumnya, Gita Wirjawan turut menceritakan kisah masa kecil dan keluarganya.

Salah seorang peserta, Novarina Lumbangaol, mengungkapkan bahwa tujuannya menghadiri acara ini adalah untuk mengetahui lebih jelas tentang Asean Economy Community sendiri. Berbeda dengan Niko Guntara, Mahasiswa Ilmu komunikasi USU tersebut tidak terlalu fokus dengan tema yang ada. “Saya ingin mendapatkan pengetahuan dan mengetahui pula bagaimana cara Bapak Gita berbicara, apakah layak menjadi pemimpin atau tidak,” ungkapnya.

Leave a comment