Kasar, menantang, dan keras. Begitulah kesan pertama saat membaca kalimat yang terpampang rapi pada kaos-kaos yang digandrungi anak muda Medan dewasa ini.
Kehebatan kualitas kreatifitas tidak selalu didukung materi, tetapi bagaimana suatu pertemanan mampu saling memberi inspirasi dalam mengembangkan bakat dan kemampuan. Itulah yang dilakukan komunitas film indie asal Medan, Opique Pictures yang terbentuk sejak 9 Januari 2008.
Pendidikan Indonesia sepertinya tidak keluar-keluar dari fase galau dan lebay, sebab bingung mau menyebut apa lagi. Rasanya negara ini tidak kekurangan praktisi pendidikan dan para profesor yang bisa memberi jalan keluar untuk perbaikan pendidikan. Ujian Nasional (UN) tiap tahun menjadi biang keresahan yang mampu membuat kita deg-degan. Kita mau ketinggalan berapa zaman lagi dari negara lain?
Dia bilang begini, “Kalau anak jalanan jangan pernah cobalah. Payah, aku kapoklah, mereka cuma mau memanfaatkan kita aja. Banyak menipunya. Aku pokoknya mau bantu siapa aja yang butuh, tapi kalau anak jalanan, aku lebih baik nggak bantu.”
Para remaja memenuhi ruangan itu. Puluhan pasang mata terfokus menatap monitor. Sesekali ada yang berteriak-teriak mengumandangkan komando. Hiruk-pikuk semakin mengental bersiap-siap untuk sebuah pertempuran sengit.
Demonstrasi telah usai, yang tertinggal hanyalah rentetan polemik baru. Panggung politik kita riuh dengan tulisan yang bersegel pasal tempat segala titah dapat terlaksana atau tidak untuk diributkan kembali, sebagai panggung baru politisi gedung bundar untuk memerankan siapa yang lebih merakyat dan siapa yang tidak merakyat.
Hits: 20
Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh 20.000 orang dari pelbagai elemen masyarakat seperti buruh, petani dan mahasiswa di Bandara Internasional Polonia Medan ricuh pada Senin sore (26/3).
Angin malam semakin menggigit. Udara malam itu memang kurang bersahabat. Namun, Ngatemi masih terjaga walau pegal dan nyeri di badan membebaninya. Bagaimana tidak, ibu berusia 52 tahun ini harus tetap waspada agar sepeda motor dan mobil yang diparkir senantiasa aman.
Gara-gara internet semakin banyak orang jadi tersohor secara instan. Bagi yang beruntung tiba-tiba mendapat predikat artis atau sebagai selebritas. Ayu Videlia, mahasiswi USU yang juga tidak mau ketinggalan.
