Yayasan Rumah Ceria Medan (YRCM) hadir sebagai wadah bagi anak-anak disabilitas di kota Medan, dengan bentuk sekolah inklusif. Didirikan oleh Yuli Yanika yang biasanya disapa sebagai Uye, beserta temannya Risa Riskayanti sebagai wakil pendiri (co-founder) dan sekretaris di YRCM.
Marilyn Lievani, seorang gadis yang terlahir sebagai penyandang low vision ini mengubah stereotipe masyarakat bahwa keterbatasan tidak selamanya membatasi ruang untuk berbagi dan menginspirasi.
Aksa Bumi Langit Production House menggelar Nonton Bersama (Nobar) Film Tegar di Cinepolis Sun Plaza, Medan pada Kamis (8/12/22). Acara dengan tajuk “Leaves No One Behind” ini diadakan dalam rangka Gotong Royong Tegar untuk menaikkan kembali film Tegar ke layar lebar yang sudah sempat tayang di bioskop bulan November lalu.
Saat ini dunia juga memberikan panggung bagi mereka yang kurang beruntung dan berkebutuhan khusus (difabel) untuk unjuk gigi dalam perhelatan olahraga terbesar dunia dengan menghadirkan Paralympic.
Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional sekaligus membahas lebih dalam mengenai persoalan diskriminasi kepada penyandang disabilitas terutama dalam dunia kerja, Center of Indonesian Medical Students Activities Universitas Airlangga (CIMSA UNAIR) mengadakan webinar ANEMONE (Ableism in Employment Opportunities) melalui Zoom meeting, pada hari Minggu (13/12) dengan mengangkat tema “Diskriminasi kepada Penyandang Disabilitas Terutama di Dunia Kerja”.
Dalam setiap peringatan Hari Difabel Internasional, PBB menetapkan suatu tema. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini PBB melalui UNESCO mengangkat tema yang yang berkaitan dengan pandemi COVID-19, yaitu Building Back Better: towards an inclusive, accessible and sustainable post COVID-19 world by, for and with people with disabilities. Pasca pandemi, dunia diharapkan dapat segera bangkit dan menuju dunia yang lebih baik oleh, untuk, dan dengan penyandang disabilitas.
Pijar, Medan. Pada tahun 1992, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 3 Desember sebagai Hari Difabel Internasional. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap orang-orang yang menyandang disabilitas, juga untuk memberikan dukungan serta meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan para penyandang disablitas.
