Hits: 160
Muhammad Fikri Haikal Saragih / Hannysa
Pijar, Medan. Aksa Bumi Langit Production House menggelar Nonton Bersama (Nobar) Film Tegar di Cinepolis Sun Plaza, Medan pada Kamis (8/12/22). Acara dengan tajuk “Leaves No One Behind” ini diadakan dalam rangka Gotong Royong Tegar untuk menaikkan kembali film Tegar ke layar lebar yang sudah sempat tayang di bioskop bulan November lalu.
Film Tegar disutradarai oleh Anggi Frisca dan diperankan oleh sejumlah aktris dan aktor tanah air, seperti Muhammad Aldifi Tegar, Deddy Mizwar, Sha Ine Febrianti, Aldifi Tegarajasa, Joanita Chatarine, M. Adhiyat, dan Prihartono Mirsaputra. Film ini bercerita tentang seorang anak penyandang disabilitas yang ingin bersekolah dan penasaran dengan dunia luar.
“Film Tegar lagi gencar-gencarnya menaikkan filmnya kembali ke layar lebar, karena memang faktanya di awal 24 November film Tegar ada di 218 layar, tapi dalam waktu tujuh hari tersapu habis menyisakan satu layar saja di Indonesia,” jelas Malika, Media Relation Aksa Bumi Langit, terkait tujuan dari nonton bersama yang digelar di Medan.
Ia juga menambahkan, “Kami ingin memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa ada loh anak difabel yang bisa berkarya, dan jangan malu atau merasa kekurangan kalau ada saudara atau anak difabel, karena mereka bisa lebih dan berkarya sesuai dengan kemampuan mereka,” ujarnya.
Dilansir dari chanelmuslim.com, drama keluarga ini menjadi film pertama di Indonesia yang tokoh utamanya diperankan oleh anak difabel. Dalam proses pembuatannya, Tegar diasah oleh Sha Ine Febrianti secara langsung dan juga didukung oleh Deddy Mizwar selama satu bulan.
Film ini mendapat respon positif dari para penonton, terlihat dari antusias penonton dari awal film diputar hingga selesai. Beberapa penonton juga menangis haru dan berbagi kisah mereka tentang penyandang disabilitas. Tidak hanya itu, pemeran utama Tegar, yakni Muhammad Aldifi Tegar juga turut hadir bersama para penonton.
Tegar mengatakan bahwa ia senang film layar lebar perdananya bisa mewakili anak-anak Indonesia dengan mimpi yang sama, mimpi akan belajar dan memiliki teman. Ia juga berharap adanya sekuel kedua dari film Tegar.
Dengan terlaksananya acara ini, Malika berharap dapat memunculkan lagi semangat Tegar di layar lebar bioskop Indonesia. “Harapan dari Gotong Royong Tegar ini agar bisa memunculkan lagi semangatnya Tegar di layar-layar bioskop. Kami ingin memberi tahu kalau gerakan inklusi itu bisa melalui sebuah media film, karena aku sendiri percaya film itu bisa menjadi suatu media untuk memberikan pengetahuan lagi kepada masyarakat,” ungkap Malika.
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

