Zero waste merupakan sebuah filosofi atau prinsip gaya hidup yang mengupayakan setiap produk bisa digunakan kembali. Konsep zero waste mengajak kita untuk menggunakan produk sekali pakai dengan lebih bijak demi mengurangi jumlah dan dampak buruk dari sampah yang akan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melati Wijsen, perempuan berusia 21 tahun asal Bali. Wanita keturunan Indonesia-Belanda ini memulai perjalanannya sebagai aktivis lingkungan pada usia 12 tahun. Ia membuat gerakan Bye – Bye Plastic Bags di GIN (Global Initiative Network) Youth Conference pada tahun 2013.
Sampah plastik sudah sangat lumrah ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Hal ini membuat Earth Hour Makassar mengadakan webinar yang berfokus pada pengenalan program Plastic Smart Cities sebagai upaya penanggulangan sampah plastik serta mengedukasi masyarakat untuk meminimalisir penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari.
Teknik Pembuatan boneka ini sendiri mengadopsi teknik menanam dari negeri sakura Jepang bernama kokedama.
Terkadang suatu keadaan yang sangat mengkhawatirkan dapat menghasilkan sebuah ide yang cemerlang. Hal tersebutlah yang mengilhami ibu Dewi Budiarti Teruna Jasa Said (49) untuk menghasilkan ide-ide kreatif dalam mengolah dan memanfaakan sampah.
