Film Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings mengajarkan kita untuk dapat menyelaraskan apa yang hati dan pikiran kita inginkan sehingga kita dapat mengeskpresikan cinta dengan nilai yang positif.
Meski dominasi industri musik masih diisi oleh musisi Amerika-Eropa, namun tak menutup musisi Asia untuk mampu bersaing dan bersinar.
Historia.id mengadakan webinar dengan tema “Bung Karno Berdiri di Aljazair.” Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (16/06) melalui platform Zoom dan kanal Youtube. Webinar ini dipimpin oleh Bonnie Triyana selaku Pemimpin Redaksi dari Historia.id dan mengundang pembicara Safira Machrusah sebagai Duta Besar RI untuk Aljazair, Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat, dan Dolorosa Sinaga sebagai seniman.
Salah satu label musik ternama Amerika, 88rising, sukses menggelar konser musik secara online pada 6 Mei 2020 waktu setempat atau pada 7 Mei 2020 waktu Indonesia. Bertajuk “Asian Empowerment”, pada dasarnya, konser tahun ini memiliki konsep yang sama dengan konser-konser 3 tahun belakangan, yaitu Heads in The Clouds. 88rising mendiskripsikan acara ini sebagai festival musik online untuk merayakan asia talent yang paling dinanti-nanti dunia.
Istilah lain yang biasa disebut orang Jepang dengan ‘Kakeibo’. Kakeibo adalah seni menabung ala Jepang yang diperkenalkan pada tahun 1904 oleh seorang jurnalis perempuan pertama di Jepang, Hani Motoko.
Pertama, pertandingan ini akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), kandang Indonesia di mana timnas akan mendapat dukungan penuh puluhan ribu pendukung fanatik dari timnas Indonesia yang sudah memadati isi stadion. Kedua, Indonesia dan Malaysia dalam sejarah setidaknya sudah 95 kali bertemu dalam berbagai pertandingan dalam segala ajang. Tim Merah Putih mendominasi dengan merebut 39 kemenangan. Sedangkan Malaysia memenangkan 35 laga dan sisanya sebanyak 21 pertandingan berakhir dengan skor imbang. Terlebih dalam dua pertemuan terakhir timnas Garuda dapat melibas timnas Malaysia dengan kemenangan skor telak.
Pijar, Medan. Pada tanggal 18 April hingga 25 April 1955, catatan sejarah nasional Indonesia menandai sebuah peristiwa sejarah yang terjadi di Gedung Merdeka, Bandung, sebuah konferensi antara Negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. Konferensi yang bertujuan untuk menjalin kerjasama ekonomi dan melawan kolonialisme dari para Negara imperialis ini disebut sebagai Konferensi Asia Afrika.
