Di tengah teriknya cuaca kota Medan dan padatnya aktivitas sehari-hari, tempat bersantai yang menawarkan varian menu segar dan manis tentu menjadi pelarian yang dicari banyak orang. Pada situasi ini, Cooler City Ice Cream hadir untuk memanjakan lidah siapa saja yang datang.
Hujan rintik-rintik seolah menari membasahi jalanan malam itu, menyisakan aroma tanah basah dan aspal dingin. Sepasang mata tertuju pada kedai dengan suasana remang, hangat, dan mengundang. Pencahayaan yang malu-malu mendukung cuaca dingin malam itu, Soember Redjeki, demikian namanya, berdiri di Jalan Gunung Pusuk Buhit No. 5, Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara
Kota Medan kembali menghadirkan tempat nongkrong baru yang mencuri perhatian para pencinta suasana unik dan estetik. Namanya Gatto Cat & Antique Doll Cafe, berlokasi di Jalan Gunung Seulawah No. 22, Glugur Darat I, Medan Timur.
Kehidupan di Kota Medan berjalan cepat dan berisik, bukan? Mulai dari kesibukan kampus, hingga rutinitas kerja yang terkadang membuat kita penat. Di tengah hiruk-pikuk tersebut, banyak orang yang mencari tempat untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan menenangkan diri. Clapping Hands yang terletak di Jalan Kenangan Raya, Tanjung Sari, menjadi salah satu tempat yang bisa memberikan rasa tenang itu. Bukan sekadar tempat ngopi, tetapi juga menjadi ruang aman bagi siapa saja yang butuh waktu untuk sekadar menyendiri sambil menikmati sore.
Tempat nongkrong yang nyaman, harga terjangkau, dan suasana santai menjadi kebutuhan yang semakin dicari masyarakat, terutama di kota-kota besar seperti Medan. Setelah sukses membuka cabang pertama di Lubuk Pakam dan merambah ke Tebing Tinggi, Me & You Cafe kembali hadir dengan cabang ketiga yang berlokasi di Jalan Alfalah Nomor 23, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara.
Di sudut Jalan Sei Mencirim, Babura, sebuah plakat sederhana bertuliskan “Not your ordinary kedai” mengundang rasa penasaran. Slogan yang menjadi ciri khas Kedai Ama 27 ini seakan menegaskan, bahwa kedai ini bukan sekadar tempat nongkrong biasa. Lebih dari itu, Kedai Ama 27 menghadirkan kehangatan dan cita rasa khas nusantara yang dikemas secara modern.
“Jangan menilai buku dari sampulnya” mungkin adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Spring Garden sebagai salah satu kafe yang sempat viral di daerah Kanal, Medan. Dari luar, Spring Garden mungkin terlihat seperti kafe biasa yang tak banyak menarik perhatian. Namun begitu kaki melangkah masuk, indra penglihatan kita akan dimanjakan dengan konsep taman (graden) yang menjadi daya tarik utama.
Di tengah menjamurnya kafe di Kota Medan, Titik Koma hadir dengan keunikan yang membuatnya berbeda. Berada di Jalan Mojopahit No.12, tepat di seberang Sekolah St. Thomas, kafe ini tidak hanya menawarkan ragam menu kopi dan non-kopi yang lezat, tetapi juga memberi keleluasaan pada pengunjung untuk membawa makanan dari luar. Sebuah hal yang jarang ditemui di kafe kekinian.
Ingin menikmati kafe dengan suasana berbeda dan konsep yang unik? Furai Cafe menjadi rekomendasi yang tepat. Furai Cafe mengusung konsep ramah peliharaan anjing (dog-friendly) dan minimalis, tetapi tetap nyaman untuk dijadikan tempat nongkrong
Kafe ini berada di Jalan Wahidin No.45B, Pandau Hulu II, Medan Area. Kafe ini terdiri atas dua lantai, lantai pertama cocok untuk dijadikan tempat WFC (Work From Cafe), sementara lantai kedua penuh dengan anjing-anjing yang beragam jenisnya.
Kota Medan tidak habis-habisnya menyajikan tempat nongkrong terbaru di setiap sudut kotanya. Kali ini, salah satu kafe dari Kota Batam dengan gaya classic-modern membuka cabang pertamanya di Kota Medan. Berlokasi di Jalan T. Amir Hamzah No. 8, kafe ini resmi dibuka pada Maret 2025 lalu.
