Hits: 79
Annisa Al Mahgfira / Ghina Raudhatul Jannah
Pijar, Medan. Di sudut Jalan Sei Mencirim, Babura, sebuah plakat sederhana bertuliskan “Not your ordinary kedai“ mengundang rasa penasaran. Slogan yang menjadi ciri khas Kedai Ama 27 ini seakan menegaskan, bahwa kedai ini bukan sekadar tempat nongkrong biasa. Lebih dari itu, Kedai Ama 27 menghadirkan kehangatan dan cita rasa khas nusantara yang dikemas secara modern.
Begitu melangkah masuk, pengunjung langsung bisa merasakan filosofi yang diusung tempat ini. Ruangannya tidak didesain untuk sekadar terlihat sempurna di feed media sosial, melainkan untuk membuat siapa saja merasa betah. Area indoor yang intim dengan meja kokoh cocok bagi mereka yang ingin fokus bekerja atau berbincang santai, sementara area semi outdoor menawarkan suasana yang lebih terbuka dan rileks. Kombinasi keduanya memungkinkan pengunjung memilih spot sesuai suasana hati.

(Fotografer: Ghina Raudhatul Jannah)
Hal lain yang membuat Kedai Ama 27 istimewa adalah sajian menunya. Setiap hidangan mencerminkan kekayaan kuliner nusantara yang dihadirkan dengan sentuhan kekinian. Mulai dari hidangan berat seperti Nasi Ayam Bakar Barendo yang berpadu rempah khas Minang, hingga Nasi Ayam Goreng Merah yang kaya cita rasa tradisional. Tak ketinggalan, camilan seperti Tahu Gejrot dan Roti Jala Kari Ayam menjadi pilihan yang tepat untuk menemani obrolan santai.
Bagi pencinta makanan manis, tersedia pilihan dessert seperti Roti Srikaya dan Cheese Cake, yang menghadirkan perpaduan rasa lokal dan modern. Sementara itu, menu minumannya juga tak kalah menarik. Selain kopi klasik seperti Americano dan Cappuccino, ada pula kreasi unik seperti Dirty Mocha dan Salty Aren Cloud, serta varian berbasis susu seperti Matcha Cream Cheese dan Matcha Sakura yang cocok menemani sore hari.

(Fotografer: Annisa Almahgfira)
Meski menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman, suasana di Kedai Ama 27 tetap membuat pengunjung merasa tenang dan tidak terburu-buru. Mereka dapat duduk berlama-lama sambil mengerjakan tugas, berdiskusi, atau sekadar menikmati waktu sendiri. Fasilitas seperti Wi-Fi dan stop kontak yang memadai turut menambah kenyamanan.
Salah satu pelanggan setia Kedai Ama 27, Sabrina, mengungkapkan kesan positifnya. Ia juga mengaku sering memesan beberapa menu andalannya saat berkunjung.
“Tempatnya nyaman, bersih, terus pelayanannya juga bagus, yang paling sering aku pesan di sini adalah mi kari dan es cokelat. Kuah dari mi karinya itu gurih dan berempah, rasanya begitu ‘nendang’, sementara es cokelatnya itu pekat dan legit. Perpaduan ini yang buat aku balik lagi ke Kedai Ama,” ujarnya.
Dengan harga yang relatif terjangkau, Kedai Ama 27 menjadi tempat yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Cita rasa nusantara yang autentik, suasana yang nyaman, serta pelayanan yang hangat membuat kedai ini lebih dari sekadar tempat nongkrong.
Setiap harinya, Kedai Ama 27 siap menjadi saksi dari obrolan santai, lahirnya ide-ide kreatif, hingga momen me time yang berkualitas. Di tengah banyaknya tempat nongkrong modern di Medan, Kedai Ama 27 tetap konsisten menghadirkan kelezatan kuliner nusantara yang hangat dan dekat di hati.
(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

