Hits: 44

Ruth Syahputri Situmorang

Pijar, Medan. Di tengah menjamurnya kafe di Kota Medan, Titik Koma hadir dengan keunikan yang membuatnya berbeda. Berada di Jalan Mojopahit No.12, tepat di seberang Sekolah St. Thomas, kafe ini tidak hanya menawarkan ragam menu kopi dan non-kopi yang lezat, tetapi juga memberi keleluasaan pada pengunjung untuk membawa makanan dari luar. Sebuah hal yang jarang ditemui di kafe kekinian.

Meski ukurannya tidak sebesar cabang lain, suasana di cabang keenam ini cukup nyaman dengan pilihan area indoor dan outdoor. Pada jam-jam pulang sekolah, terutama menjelang sore hari, Titik Koma Mojopahit biasanya ramai oleh pelajar dari sekolah St. Thomas. Di luar jam tersebut, suasana relatif lebih santai, menjadikannya tempat yang pas untuk bekerja dengan laptop, maupun sekadar bersantai. Dengan fasilitas internet kencang dan tempat mengisi daya yang melimpah, pengunjung tidak perlu khawatir akan kehabisan daya saat work from cafe.

Kopi Nikmat, Suasana Asik, dan Bebas Bawa Makanan di Titik Koma Mojopahit - www.mediapijar.com
Suasana hangat di area indoor Titik Koma Mojopahit
(Fotografer: Ruth Syahputri Situmorang)

 

Menu kopi di tempat ini memiliki cita rasa khas yang menjadi daya tarik utama. Muhammad Ikhlas, sebagai Supervisor Barista, menyebutkan bahwa racikan Kopi Susu Tiger menjadi menu favorit sepanjang masa.

“Menu ini disukai semua kalangan, dari anak muda sampai orang dewasa,” ujarnya.

Keistimewaan lainnya adalah, susu yang digunakan merupakan racikan khusus dari Titik Koma, sehingga menghadirkan rasa berbeda dibandingkan kafe lainnya. Selain kopi, tersedia juga berbagai varian matcha yang berasal asli dari Jepang, mocktail segar, hingga beragam teh non-dairy, sehingga pengunjung yang tidak mengonsumsi kafein tetap punya banyak opsi.

Selain minuman, mereka juga menjual berbagai pastry. Hal lain yang membuat Titik Koma Mojopahit berbeda adalah kebijakan yang mengizinkan pengunjung untuk bebas membawa makanan dari luar. Pengunjung bisa dengan santai membawa bekal sendiri, atau membeli makanan sekitar untuk kemudian menikmatinya di dalam kafe.

Hal tersebut diperbolehkan karena Titik Koma Mojopahit cenderung lebih fleksibel dibandingkan cabang lainnya, sebagaimana yang ditambahkan oleh Ikhlas.

“Memang ada outlet yang tidak memperbolehkan, seperti di cabang Ringroad. Tetapi di Mojopahit, kami fleksibel. Selama pengunjung tetap pesan minuman, silakan bawa makanan dari luar,” tambahnya.

Kebijakan ini terbukti menjadi nilai tambah di mata pelanggan. Shaddiva, seorang pelajar berusia 18 tahun yang rutin datang ke Titik Koma Mojopahit, mengaku sudah lebih dari sepuluh kali menghabiskan waktu di sana.

“Awalnya aku diajak teman untuk kerja kelompok. Ternyata tempatnya nyaman sekali, desainnya estetik, dan pastry-nya enak. Yang bikin betah lagi, bisa bawa makanan dari luar. Jadi, kalau lagi lapar banget tinggal beli makan di sekitar, terus lanjut nongkrong di sini,” ujarnya.

Harga minuman di Titik Koma Mojopahit relatif ramah di kantong, yaitu berada di kisaran Rp30.000 – Rp50.000. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati suasana kafe estetik, pelayanan hangat, serta keleluasaan membawa makanan dari luar. Tak heran, kafe ini menjadi opsi tepat bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang ingin mencari tempat singgah nyaman.

Kopi Nikmat, Suasana Asik, dan Bebas Bawa Makanan di Titik Koma Mojopahit - www.mediapijar.com
Area outdoor tersedia bagi yang ingin suasana lebih rileks
(Fotografer: Ruth Syahputri Situmorang)

 

Titik Koma Mojopahit buka setiap hari mulai pukul 06.30 – 21.30 WIB,  memberi fleksibilitas waktu bagi siapa saja yang ingin mampir sebelum beraktivitas, ataupun setelah seharian lelah. Dengan kombinasi rasa kopi yang khas, kebijakan ramah, serta suasana yang mendukung untuk berbagai aktivitas, Titik Koma Mojopahit berhasil memantapkan diri sebagai salah satu destinasi nongkrong favorit di Medan. Bagi kamu yang mencari kafe dengan nuansa santai namun tetap fungsional, Titik Koma Mojopahit adalah jawabannya.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

 

Leave a comment