Hits: 9
Revalina Riris Maynian Manik / Desy Setiawati
Kelompok 5 Mata Kuliah Literasi Media Digital Kelas A mahasiswa Ilmu Komunikasi 2024 Universitas Sumatera Utara (USU), melaksanakan kegiatan dengan tema “Gerakan Bijak Digital: Edukasi Digital Dimulai dari Orang Tua”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua mengenai pentingnya pendampingan anak dalam penggunaan media digital. Berlokasi di Taman Beringin dan Lapangan Merdeka, pada Selasa (26/5/2026).
Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di ruang publik Kota Medan. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan membagi mahasiswa menjadi dua kelompok kecil, dengan tujuan agar pendekatan kepada masyarakat lebih personal, sehingga proses edukasi berlangsung santai, komunikatif, dan mudah dipahami.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai dampak penggunaan media sosial tanpa pengawasan, pentingnya kontrol orang tua terhadap aktivitas digital anak, serta pengenalan fitur kendali orang tua (parental control) sebagai langkah pengendalian penggunaan gawai dan internet pada anak.
Selain penyampaian materi, mahasiswa juga melakukan pre-test dan post-test sederhana, dengan tujuan melihat tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah sosialisasi berlangsung. Brosur edukatif turut dibagikan sebagai media informasi tambahan mengenai penggunaan media sosial secara bijak di lingkungan keluarga.
Antusiasme masyarakat terlihat dari respons positif para orang tua selama kegiatan berlangsung. Beberapa orang tua yang merupakan peserta dari kegiatan tersebut, aktif bertanya mengenai cara membatasi penggunaan gawai pada anak dan tantangan mendampingi anak di era digital saat ini.
Rina Jusmi, salah satu orang tua yang mengikuti sosialisasi, menyampaikan apresiasinya mengenai kegiatan sosialisasi yang telah diselenggarakan.
“Terima kasih atas pemaparannya. Kegiatan seperti ini bagus disosialisasikan kepada masyarakat. Mahasiswa USU sebaiknya juga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Kominfo,” ujarnya.
Annisa, salah satu anggota Kelompok 5 Literasi Media Digital, mengatakan bahwa keterlibatan orang tua menjadi langkah penting dalam membangun kebiasaan bermedia sosial yang sehat pada anak.
“Anak-anak saat ini tumbuh bersama teknologi digital dan tidak dapat dipisahkan dari internet. [Oleh] karena itu, orang tua perlu membatasi serta mengawasi perilaku anak di media digital,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 5 Literasi Media Digital berharap masyarakat semakin memahami bahwa literasi digital yang dimulai dari lingkungan keluarga, membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak menggunakan media sosial secara sehat dan bijak.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

