Hits: 29

Kiki Nabila Tusu

Pijar, Medan. Muhammad Khalish, atau yang kerap disapa Khalish, merupakan salah satu mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang dikenal aktif dan multitalenta. Duduk di bangku semester enam tidak menjadi penghalang bagi Khalish untuk terus berprestasi. Pria kelahiran 2005 ini tetap menyusun tekad dan rencana untuk meraih berbagai pencapaian, demi mewujudkan karier impiannya di masa depan.

Di kampus, Khalish dikenal sebagai sosok dengan segudang prestasi. Ia berhasil meraih berbagai penghargaan di ajang bergengsi, seperti Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU 2025 dan Juara Harapan 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat USU 2025.

Di sisi lain, Khalish juga berbakat di bidang musik, terlebih dalam bagian bernyanyi. Bakat inilah yang turut mengantarkannya meraih Juara 3 Solo Vokal Nasional dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). Selain itu, ia juga tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Universal Lyrics Of the Symphony (U.L.O.S), dengan berhasil memenangkan beberapa penghargaan, seperti Grand Prix pada Ken Steven International Choral Festival (KICF) 2024 dan menjadi peringkat pertama pada Bali International Choir Festival ke-13.

Khalish termasuk mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi serta kegiatan sosial, seperti Pemuda Peduli Alam Sekitar (Paias.id) dan Foreign Policy Community of  Indonesia (FPCI) USU. Saat ini, ia juga merupakan salah satu penerima Beasiswa Nasional Etos ID.

Kini, ia kembali meraih prestasi terbaru dengan terpilih menjadi salah satu Google Student Ambassador yang diselenggarakan oleh Google Indonesia. Program ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk pelajar dan mahasiswa. Keduanya berperan dalam mempromosikan Google Gemini, serta teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pada Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 81.000 peserta, sementara yang terpilih hanya sekitar 2.000 orang dari jumlah pendaftar, dan Khalish menjadi salah satunya.

Pencapaian ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan. Khalish pun mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari Google Student Ambassador.

“Membawa nama Google merupakan sebuah kebanggaan bagi saya. Namun, menjadi Google Student Ambassador bukan hanya sekadar nama, melainkan juga kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan bermanfaat,” ujarnya.

Terdapat berbagai aktivitas rutin yang dilakukan, seperti pembuatan konten, pengembangan penjenamaan diri (personal branding), serta program pengembangan karier seperti mentoring yang dilakukan secara daring. Selain itu, terdapat pula kegiatan lain, seperti inaugurasi dan wisuda yang merupakan salah satu target utama Khalish.

Melalui beberapa konten yang diunggah, Khalish mengungkapkan bahwa ia mulai merasakan dampak nyata dari kerja kerasnya, sehingga beberapa brand telah menghubunginya untuk menjalin kerja sama.

“Bahkan setelah dua sampai tiga konten yang saya unggah, saya sudah mendapatkan beberapa tawaran, seperti menjadi Oppo Student Ambassador. Menurut saya, itu merupakan salah satu bentuk manfaat nyata dari program ini,” ungkapnya.

Namun, di balik kegigihannya dalam meraih berbagai prestasi, Khalish tetap ingin terus menambah pengalamannya. Sejak awal ia berkuliah, ia telah mulai mengatur strategi dalam membangun karier selama masa perkuliahan, dengan fokus mengeksplorasi dunia organisasi, pengalaman sosial, serta mengembangkan minat dan hobi.

Kemudian, setelah memasuki semester enam, ia mulai memfokuskan diri pada pengalaman profesional. Hal ini bertujuan untuk memperkuat Curriculum Vitae (CV) yang akan dibutuhkannya di masa mendatang.

Khalish menilai bahwa pengalamannya sebagai Google Student Ambassador merupakan kesempatan emas yang dapat meningkatkan portofolio dan kualitas dirinya. Khalish juga membagikan tips dalam menyusun strategi selama masa perkuliahan.

“Tips dari saya, pada tahun pertama kuliah, manfaatkan waktu untuk mengeksplorasi hal-hal yang ingin dilakukan. Tahun kedua, mulai memperdalam dan memantapkan apa yang sudah kita coba sebelumnya. Kemudian, di tahun ketiga, fokus pada pengembangan prestasi, sekaligus mencari pengalaman profesional yang dapat memperkuat CV,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment